TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kinerja anggota DPRD Kota Bengkulu periode 2024–2029 mulai menunjukkan arah dan capaian nyata. Memasuki 1 tahun 8 bulan masa pengabdian, sejumlah legislator terus memperkuat peran mereka dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Salah satu yang dinilai aktif dan konsisten hadir di tengah warga ialah anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PKS, Andi Saputra, S.Pd.I., yang akrab disapa Ustadz Andi Saputra.
Sejak dilantik pada Agustus 2024 lalu, Ustadz Andi Saputra dikenal aktif turun langsung ke masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Muara Bangkahulu, Sungai Serut dan Teluk Segara. Dengan mengusung semangat “Peduli dan Melayani”, ia terus memperkuat komunikasi dengan warga sekaligus mengawal berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
Fokus utama yang menjadi perhatian legislator muda tersebut adalah persoalan infrastruktur lingkungan dan pelayanan publik. Dalam berbagai agenda reses maupun kunjungan lapangan, ia banyak menerima keluhan warga terkait banjir, drainase, akses air bersih hingga kondisi jalan lingkungan yang membutuhkan perbaikan.
Menurutnya, persoalan banjir lingkungan tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Karena itu, ia mendorong pemerintah kota untuk mempercepat normalisasi drainase dan pembangunan saluran air di sejumlah titik rawan genangan.
“Drainase yang buruk menjadi salah satu penyebab utama banjir lingkungan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar masyarakat tidak terus dirugikan saat musim hujan,” ujar Ustadz Andi Saputra.
Selain masalah drainase, ia juga menyoroti layanan distribusi air bersih PDAM yang masih dikeluhkan masyarakat. Keluhan terkait aliran air yang sering tersendat menurutnya harus segera ditindaklanjuti agar pelayanan publik semakin maksimal.
Tidak hanya itu, Ustadz Andi Saputra juga aktif mengawal usulan pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan agar masuk dalam prioritas program pembangunan daerah. Baginya, akses jalan yang baik sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Sebagai wakil rakyat, ia menilai komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjalankan amanah politik. Karena itu, dirinya berupaya menjaga kedekatan dengan warga dan membuka ruang aspirasi seluas-luasnya.
“Jabatan ini adalah amanah. Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa menyampaikan persoalan yang mereka hadapi dan kami perjuangkan di parlemen,” tegasnya.
Di sisi lain, kiprah Ustadz Andi Saputra juga semakin menguat di internal partai. Ia dipercaya memimpin DPD PKS Kota Bengkulu untuk masa bakti 2025–2030. Amanah tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan dan kedekatannya dengan masyarakat akar rumput.
Di bawah kepemimpinannya, PKS Kota Bengkulu disebut akan terus memperkuat konsolidasi kader sekaligus memastikan partai hadir memberi solusi di tengah masyarakat. Ia menegaskan, konsolidasi partai bukan hanya untuk kepentingan politik elektoral, tetapi juga untuk memperkuat pengawalan terhadap kebijakan daerah agar tetap berpihak kepada rakyat kecil.
Selain menjalankan fungsi legislasi, Ustadz Andi Saputra juga aktif dalam fungsi pengawasan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Bengkulu. Ia terlibat dalam berbagai pembahasan strategis, termasuk terkait tata kelola parkir kota dan kebijakan ekonomi yang berdampak pada pelaku usaha kecil.
Menurutnya, setiap kebijakan daerah harus mengedepankan asas keadilan dan transparansi sehingga tidak memberatkan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pemerintah membuka ruang dialog sebelum mengambil keputusan yang berdampak luas.
Meski tergolong wajah baru di DPRD Kota Bengkulu periode ini, Ustadz Andi Saputra dinilai mampu menunjukkan kinerja yang aktif dan responsif. Kombinasi perannya sebagai tokoh agama, legislator, dan pimpinan partai menjadi modal penting dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
Dengan sisa masa jabatan yang masih panjang hingga 2029 mendatang, ia berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Kota Bengkulu serta memastikan aspirasi masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra