Skip to main content

Bapenda Kota Bengkulu Buka Layanan PBB-P2 dan Samsat Keliling di Dua Kelurahan

Petugas Bapenda Kota Bengkulu memberikan pelayanan administrasi perpajakan kepada masyarakat melalui program jemput bola PBB-P2 dan Samsat Keliling di wilayah Kota Bengkulu, Selasa (1/9/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<<>>>  Warga Kota Bengkulu kini dapat memanfaatkan layanan pembayaran dan administrasi perpajakan lebih dekat dari lingkungan tempat tinggal. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu membuka pelayanan jemput bola Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Samsat Keliling di dua titik berbeda selama tiga hari.

Program pelayanan terpadu tersebut dilaksanakan mulai 1 hingga 3 September 2026. Masyarakat dapat mendatangi lokasi pelayanan setiap hari pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang perpajakan daerah. Dengan menghadirkan petugas langsung ke wilayah kelurahan, masyarakat tidak perlu lagi selalu datang ke kantor utama untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi pajak.

Bapenda Kota Bengkulu menempatkan layanan di dua lokasi dengan jenis pelayanan yang berbeda. Kelurahan Pagar Dewa menjadi titik pelayanan administrasi PBB-P2, sedangkan Kelurahan Tanah Patah menjadi lokasi operasional Samsat Keliling atau Samling.

Di Kelurahan Pagar Dewa, masyarakat dapat memperoleh sejumlah layanan terkait PBB-P2. Tidak hanya pembayaran pajak, warga juga dapat mengajukan pembuatan objek PBB baru, melakukan pembetulan data apabila ditemukan kesalahan administrasi, hingga mengurus mutasi objek pajak.

Pelayanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini mengalami kendala jarak maupun keterbatasan waktu untuk mengurus administrasi perpajakan secara langsung ke kantor Bapenda.

Sementara itu, warga yang memiliki kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling di Kelurahan Tanah Patah. Kehadiran armada Samling ditujukan untuk memberikan alternatif pelayanan yang lebih praktis dan efisien.

Dengan sistem pelayanan langsung di tengah masyarakat, pemerintah berharap proses pembayaran pajak dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mengurangi kepadatan antrean di kantor pelayanan utama.

Program ini mengusung semangat “Lebih Dekat, Lebih Mudah, Lebih Cepat”. Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi Bapenda Kota Bengkulu dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Selain memberikan kemudahan, kegiatan jemput bola juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan. Pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan penyediaan fasilitas umum bagi masyarakat.

Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Noni Yuliesti, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan pelayanan yang telah disediakan selama tiga hari tersebut.

Menurut Noni, pemerintah terus berupaya menghadirkan sistem pelayanan yang tidak menyulitkan warga. Kehadiran petugas langsung di wilayah kelurahan merupakan salah satu bentuk komitmen untuk memangkas jarak dan memberikan akses yang lebih mudah.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memotong jarak dan birokrasi. Ayo, manfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Bayar pajak sekarang menjadi lebih mudah tanpa harus jauh-jauh, karena kontribusi pajak Anda sangat menentukan arah pembangunan untuk Bengkulu yang jauh lebih baik,” ujar Noni, Selasa (1/9/2026).

Ia berharap masyarakat dapat menggunakan fasilitas tersebut sesuai kebutuhan masing-masing. Warga yang memiliki urusan administrasi PBB-P2 dapat mendatangi Kelurahan Pagar Dewa, sedangkan masyarakat yang ingin melakukan pembayaran PKB tahunan dapat menuju layanan Samsat Keliling di Kelurahan Tanah Patah.

Bapenda juga memastikan petugas pelayanan akan memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami kendala dalam proses administrasi. Prinsip transparansi, keramahan, dan efisiensi menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelayanan terpadu tersebut.

Kemudahan akses pelayanan diharapkan dapat mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu. Semakin tinggi tingkat kepatuhan wajib pajak, semakin besar pula potensi pendapatan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Kota Bengkulu.

Melalui inovasi pelayanan jemput bola ini, Bapenda Kota Bengkulu optimistis target penerimaan pajak daerah tahun 2026 dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra