TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Dr. Dedy Wahyudi, kandidat yang diyakini memiliki potensi kuat untuk bertarung dalam pemilihan Walikota tahun 2024, belum memberikan kepastian apakah akan maju atau tidak. Meskipun balihonnya, yang menggambarkan latar belakangnya bersama Helmi Hasan, telah tersebar luas.
Alasan di balik ketidakpastian ini adalah karena Dedy menganggap dirinya sebagai seorang kader partai yang patuh dan taat pada perintah partai. Meskipun saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN, Dedy mengaku bahwa dia tidak akan bertindak tanpa persetujuan dari Ketua DPW PAN, Helmi Hasan.
"Saya adalah seorang kader partai. Saya harus mengikuti dan mematuhi perintah dari Ketua DPW. Selama belum ada perintah dari beliau, saya tidak berani mengambil langkah," tegas Dedy.
Seperti yang diketahui, batas akhir pendaftaran calon Walikota-Wakil Walikota akan ditutup pada tanggal 1 April mendatang, yang berarti waktu yang tersisa hanya beberapa hari. "Tidak apa-apa. Kita akan menunggu instruksi dari beliau. Bersabarlah..." ujar Dedy, yang telah mengisi posisi Wakil Walikota selama 5 tahun di bawah kepemimpinan Helmi.
Menanggapi penyebaran baliho kampanye yang menggambarkan dirinya di berbagai tempat, Dedy menyatakan bahwa itu semua merupakan inisiatif dari orang-orang yang peduli terhadapnya.
"Baleho kampanye tersebut adalah sumbangan dari teman-teman. Ada yang menyumbangkan bahan baku, ada yang membantu proses pencetakan. Termasuk baliho-baliho besar tersebut, semuanya dikerjakan secara sukarela," ucapnya sambil tersenyum.
Pewarta : Bosdi
Editing : Adi Saputra