TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kawasan pedestrian Belungguk Point, Kota Bengkulu, akan menjadi pusat keramaian masyarakat melalui penyelenggaraan Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan selama dua hari tersebut dipersiapkan sebagai ruang rekreasi publik sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Gelaran ini diproyeksikan menghadirkan suasana berbeda bagi masyarakat Kota Bengkulu. Selain menjadi tempat berkumpul dan menikmati hiburan, Belungguk Point akan menawarkan beragam produk usaha masyarakat, mulai dari aneka makanan dan minuman hingga mainan anak-anak, aksesori, serta jasa hiburan keluarga.
Ketua Komunitas Belungguk Point, Ananta, mengatakan persiapan kegiatan terus dimatangkan bersama para pelaku usaha dan kelompok pedagang yang beraktivitas di kawasan tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan berjalan tertib serta sesuai dengan ketentuan Pemerintah Kota Bengkulu.
Hingga Rabu (14/10/2026), sekitar 103 pelaku usaha telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka akan mengisi stan-stan yang disiapkan di sepanjang kawasan pedestrian Belungguk Point.
Menurut Ananta, para pedagang telah dikumpulkan untuk membahas kesiapan masing-masing kelompok, termasuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan.
Ia menegaskan, komunitas bersama para pelaku usaha siap mengikuti arahan pemerintah daerah demi menyukseskan agenda yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Koordinasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan berjualan yang nyaman bagi pedagang sekaligus pengunjung. Dengan persiapan yang dilakukan sejak awal, penyelenggara berharap aktivitas masyarakat selama CFN dan CFD dapat berlangsung dengan baik.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan CFN dan CFD Belungguk Point adalah kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar tanpa terbebani biaya sewa tempat.
Ananta menyampaikan bahwa pengelola tidak memungut biaya sewa lapak bagi pedagang yang ingin memanfaatkan kegiatan tersebut. Kesempatan ini juga terbuka bagi pelaku usaha lain yang belum terdaftar sebagai peserta.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperkenalkan produk, serta menjangkau konsumen baru.
Meski demikian, calon peserta tetap diminta memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan. Pelaku usaha perlu memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan melakukan pendaftaran melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.
Proses pendaftaran disebut dapat dilakukan secara mudah dan gratis. Dengan mekanisme tersebut, penyelenggara berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memiliki legalitas usaha sekaligus memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
Kehadiran pedagang dari berbagai sektor juga diharapkan menciptakan pilihan produk yang beragam bagi pengunjung. Kondisi ini berpotensi meningkatkan transaksi penjualan sekaligus memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan konsumen.
Tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, penyelenggaraan CFN dan CFD Belungguk Point turut dirancang sebagai hiburan terbuka bagi masyarakat. Panitia menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, termasuk festival dan perlombaan yang dapat menarik minat pengunjung.
Salah satu agenda yang direncanakan adalah kompetisi bagi kreator konten. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk menghasilkan karya kreatif sekaligus memperkenalkan potensi Belungguk Point melalui berbagai platform digital.
Ananta mengajak masyarakat Kota Bengkulu untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat akan menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan agenda sekaligus membantu memperluas jangkauan promosi kawasan pedestrian tersebut.
Ia berharap publikasi melalui konten digital dapat membuat Belungguk Point semakin dikenal, tidak hanya oleh masyarakat setempat, tetapi juga oleh warga dari berbagai daerah di Indonesia.
Penyelenggaraan Car Free Night dan Car Free Day di Belungguk Point diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan kepentingan ekonomi, hiburan, dan interaksi sosial dalam satu kawasan.
Bagi pelaku UMKM, kegiatan ini membuka peluang untuk meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produk kepada calon pelanggan baru. Sementara itu, masyarakat mendapatkan alternatif tempat untuk menikmati waktu bersama keluarga dengan beragam pilihan kuliner dan hiburan.
Keberhasilan kegiatan tersebut juga diharapkan mendorong pengelolaan kawasan pedestrian agar semakin produktif dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Dukungan Pemerintah Kota Bengkulu, komunitas, pelaku usaha, serta partisipasi pengunjung menjadi unsur penting untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Dengan sekitar 103 pelaku usaha yang telah bersiap berpartisipasi, CFN dan CFD Belungguk Point pada 24–25 Oktober 2026 diharapkan menjadi ajang yang meriah sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Bengkulu.
Masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan sebagai pedagang dapat mengurus pendaftaran melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu dengan menyiapkan NIB sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra