Skip to main content

Belungguk Point, Simbol Kota Bengkulu yang Lebih Modern

Belungguk Point, Simbol Kota Bengkulu yang Lebih Modern

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kota Bengkulu terus menunjukkan geliat pembangunan ruang publik yang berorientasi pada kenyamanan warga dan penguatan ekonomi rakyat. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah hadirnya Belungguk Point, kawasan baru di Jalan S. Parman yang kini menjelma menjadi magnet aktivitas masyarakat, khususnya pada sore hingga malam hari.

Sejak diresmikan secara resmi oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing pada penghujung Desember 2025 lalu, Belungguk Point langsung menarik perhatian publik. Kawasan ini tidak hanya menawarkan ruang bersantai, tetapi juga menjadi pusat tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis UMKM lokal.

Begitu memasuki area Belungguk Point, pengunjung akan disuguhi suasana yang tertata apik. Trotoar yang lebar dan bersih, lampu-lampu tematik yang artistik, serta deretan kursi taman yang nyaman menciptakan ruang publik yang ramah bagi semua kalangan. Penataan tersebut menjadikan kawasan ini ideal sebagai tempat berkumpul, berjalan santai, maupun sekadar menikmati suasana kota di malam hari.

Nama “Belungguk” sendiri diambil dari bahasa Bengkulu lama yang memiliki makna berkumpul atau duduk bersama. Filosofi ini tercermin kuat dalam aktivitas kawasan, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang berbaur tanpa sekat, menciptakan interaksi sosial yang hangat dan inklusif.

Tidak hanya sebagai ruang rekreasi, Belungguk Point juga berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Memasuki awal tahun 2026, tercatat sekitar 160 pelaku UMKM terlibat aktif di kawasan ini. Beragam pilihan kuliner tersedia, mulai dari kopi kekinian, jajanan modern, hingga makanan tradisional khas Bengkulu yang menggugah selera.

Menariknya, Belungguk Point juga menjadi ruang ekspresi bagi seniman dan komunitas kreatif lokal. Di sejumlah titik, pengunjung kerap disuguhi penampilan musik jalanan, pertunjukan seni, hingga pameran kreatif yang menghadirkan suasana hidup dan dinamis. Nuansa inilah yang membuat banyak warga menjuluki Belungguk Point sebagai “Malioboro-nya Bengkulu.”

Ada beberapa faktor yang menjadikan Belungguk Point cepat menjadi primadona. Pertama, desain kawasan yang instagramable membuat setiap sudutnya cocok dijadikan latar foto, terutama bagi generasi muda. Kedua, lokasinya yang berada di pusat kota menjadikannya mudah diakses oleh masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Ketiga, keberadaan kawasan ini terbukti menciptakan ekosistem ekonomi baru yang menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di sepanjang Jalan S. Parman.

Peresmian Belungguk Point oleh pasangan Dedy Wahyudi dan Ronny PL Tobing bukan sekadar seremoni pembangunan fisik. Lebih dari itu, kawasan ini menjadi simbol arah pembangunan Kota Bengkulu menuju kota yang modern, ramah pejalan kaki, serta berpihak pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu, Belungguk Point kini menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Lebih dari sekadar tempat nongkrong, kawasan ini telah menjelma menjadi identitas baru Kota Bengkulu yang membanggakan di tahun 2026.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra