Skip to main content

Bengkulu Luncurkan Program Folu Net Sink untuk Kurangi Emisi Karbon

Bengkulu Luncurkan Program Folu Net Sink untuk Kurangi Emisi Karbon,Sabtu(30/11)(amg - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<<  Pemerintah Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), segera meluncurkan program Forest and Land Use (Folu) Net Sink. Program ini difokuskan pada pemulihan hutan dan pengelolaan lahan berkelanjutan untuk menurunkan emisi karbon, didukung oleh dana insentif karbon senilai Rp 11 miliar.

Kepala Dinas LHK Bengkulu, Safnizar, S.Hut, MP, mengungkapkan bahwa kontrak dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) telah ditandatangani. "Kami menargetkan peluncuran program ini pada bulan ini. Folu Net Sink bertujuan untuk menurunkan emisi karbon melalui rehabilitasi hutan dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan," ujarnya pada Sabtu(30/11).

Selama dua tahun, program ini akan memprioritaskan rehabilitasi hutan, perlindungan kawasan, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan hutan sosial. Safnizar menjelaskan bahwa masyarakat akan dilibatkan dalam menjaga dan memanfaatkan hutan secara bijaksana, sehingga mereka dapat berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi.

"Pengelolaan hutan sosial memungkinkan masyarakat mendapatkan keuntungan langsung, baik dari sisi ekonomi maupun keberlanjutan ekosistem," tambahnya.

Untuk mendukung implementasi program ini, Dinas LHK menggandeng KKI Warsi, organisasi yang berpengalaman dalam rehabilitasi hutan dan pemberdayaan masyarakat. KKI Warsi telah terverifikasi sebagai mitra resmi oleh BPDLH. "Kami juga membuka peluang bagi lembaga lain yang memenuhi kriteria verifikasi untuk bergabung," ungkap Safnizar.

Dana insentif karbon yang diterima Bengkulu merupakan penghargaan dari Kementerian Keuangan atas keberhasilan provinsi ini dalam mengurangi emisi karbon melalui konservasi hutan dan pengelolaan lahan ramah lingkungan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Indonesia mencapai net zero emission pada 2060.

"Dengan program ini, kami berharap Bengkulu menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pelestarian lingkungan dan penurunan emisi karbon," pungkas Safnizar.

Program Folu Net Sink di Bengkulu diharapkan tidak hanya memperkuat upaya pelestarian hutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.(ADV)

Pewarta :amg

Editing : Adi Saputra