TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026 resmi berakhir pada 9 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak 4 Mei tersebut diikuti oleh peserta terbaik dari 10 kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Dari hasil seleksi yang ketat dan penuh persaingan, Kabupaten Bengkulu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mengirimkan satu pasang pelajar terbaik untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Dua pelajar yang berhasil lolos mewakili Provinsi Bengkulu tersebut adalah Prayogi Alvian Yudistira dari SMA Negeri 7 Bengkulu Utara dan Made Kirana Rosaria Ayu Kristy dari SMA Negeri 1 Bengkulu Utara. Keduanya dinyatakan lolos setelah melalui tahapan seleksi yang mencakup tes kesehatan, wawasan kebangsaan, baris-berbaris, psikotes, hingga penilaian kepribadian dan kedisiplinan.
Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa syukur dan bangga oleh masyarakat serta pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Pasalnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Bengkulu Utara mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan berpeluang tampil di Istana Negara pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mendatang.
Proses seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Bengkulu tahun ini berlangsung cukup ketat. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi terbaik dari masing-masing daerah. Mereka harus menunjukkan kemampuan fisik, mental, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang tinggi untuk bisa lolos ke tahapan berikutnya.
Keberhasilan Prayogi dan Made Kirana menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah masing-masing. Kedua siswa tersebut dikenal aktif, disiplin, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Dukungan dari keluarga, sekolah, pelatih, serta pemerintah daerah turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka menembus seleksi tingkat provinsi.
Pihak sekolah berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di Bengkulu Utara untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Selain itu, prestasi ini juga memperlihatkan kualitas pembinaan generasi muda di Bengkulu Utara yang semakin baik dari tahun ke tahun.
Paskibraka sendiri merupakan simbol generasi muda yang memiliki jiwa patriotisme, nasionalisme, serta kedisiplinan tinggi. Menjadi anggota Paskibraka bukan hanya soal kemampuan mengibarkan bendera, tetapi juga tentang tanggung jawab, karakter, dan dedikasi terhadap bangsa dan negara.
Dengan lolosnya satu pasang wakil dari Bengkulu Utara ke tingkat nasional, masyarakat berharap keduanya dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama harum Provinsi Bengkulu di tingkat nasional. Harapan besar pun disematkan agar Prayogi dan Made Kirana nantinya mampu tampil sebagai pengibar Duplikat Sang Saka Merah Putih di Istana Negara bersama perwakilan terbaik dari seluruh Indonesia.
Momentum ini juga menjadi bukti bahwa Bengkulu Utara terus melahirkan generasi muda berkualitas yang siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. Prestasi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Seluruh masyarakat Bengkulu Utara pun turut memberikan doa dan dukungan kepada kedua pelajar terbaik tersebut agar dapat menjalani tahapan seleksi nasional dengan lancar dan sukses. Semangat juang, disiplin, dan rasa cinta tanah air yang mereka tunjukkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Provinsi Bengkulu.