BENGKULU UTARA.TEROPONGPUBLIK.COM>><<
Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan Penghargaan, diberikan oleh pemerintah kepada Kepala Daerah yang di nilai Berhasil dan memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam program dan kegiatan, serta memiliki inovasi dalam penerapan kesetaraan gender, serta melakukan pembinaan Pengarusutamaan Gender ( PUG ).Senin 09/03/2020.
Dari Sepuluh Kabupaten / Kota di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara merupakan satu - satunya Kabupaten yang memperoleh Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018 Kategori Pratama.
Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) diterima langsung oleb Ir. Mian, Selaku Bupati Bengkulu Utara dan di serahkan secara langsung oleh Menteri PPA YOHANA YEMBISE, di Istana Wakil Presiden RI pada Tanggal Senin 17 Desember 2018.
Pada tahun 2020 ini Kabupaten Bengkulu Utara melalui kepada Bappeda Selaku Ketua Pokja PUG di Kabupaten Bengkulu Utara Mengharapkan Partisipasi dan Kerja sama seluruhSKPD selaku Anggota kelompok Kerja (POKJA) Pengarusutamaan Gender, dan seluruh Draiver Penggerak PUG.
Untuk menggunakan berbagai daya upaya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan Kategori perolehan Penghargaan APE tahun 2020, agenda Time line APE Tahun 2020 di mulaitanggal 23 Maret sampai 30 Juni 2020, Penilaian APE tahun 2020 ini merupakan tindak lanjud dari penilaian tahun 2018. Penilaian APE tahun 2020 meliputi tujuh aspek prasyarat PUG.
Tujuh aspek yang merupakan indikator dalam penilaian nanti yaitu Komitmen, Kebijakan, Kelembagaan, Sumber data, Data terpilah, Alat analisis dan Partisipasi masyarakat.
Penilaian akan dilaksanakan secara bertahap oleh tim pusat pada Juli nanti.“Tahap pertama pengisian data secara online, wawancara, kemudian peninjauan lapangan, lalu diumumkan pada November-Desember.
Untuk peningkatan komitmen dan awarness serta kepedulian kepala SKPD terhadap pengarusutamaan gender, akan digelar rapat koordinasi di wakt yang akan datang, pertemuan bersama dengan Draiver Penggerak dengan seluruh anggota Pokja yang di agendakan pada bulan depan.
“Target untuk mempertahankan dan meningkatkan merupakan hal yang cukup berat maka perlu disepakati dan dibuat berbagai rencana. Hasil rinci itu akan menjadi bahan evaluasi setiap Setiap Tahunnya.
Selain persiapan penilaian APE, Rakor juga akan membahas percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG). Ini juga menjadi salah satu indikator penilaian nantinya.
Progres pelaksanaan PUG di Kabupaten Bengkulu Utara yang merupakan satu - kesatuan tim penggerak (tim driver). Bappeda selaku koordinator perencanaan, kemudian DPPPA berperan sebagai penggerak kebijakan bantuan teknis substansi PUG. Lalu, BPKAD sebagai penyusun kebijakan dibidang keuangan dan penganggaran daerah.
Inspektorat bertugas untuk pemeriksaan, pengusulan dan penilaian tugas pengawasan serta SKPD yang akan memberikan pelayanan langsung kepada sasaran dalam upaya -upaya mencapai kesetaraan gender, semoga kita dapat memperoleh APE tahun 2020 ini.(ADV)