Skip to main content

BPOM Bengkulu Ajak UMKM Jaga Higienitas Produk di Belungguk Point

BPOM Bengkulu Ajak UMKM Jaga Higienitas Produk di Belungguk Point

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penguatan keamanan pangan bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan berpartisipasi dalam kegiatan Launching Belungguk Point. Dukungan ini diberikan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh produk pangan yang dipasarkan kepada masyarakat aman dikonsumsi dan terbebas dari bahan berbahaya.

Kepala BPOM Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., menegaskan bahwa keterlibatan BPOM dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong UMKM lokal agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Menurutnya, keamanan pangan merupakan aspek krusial yang tidak boleh diabaikan oleh para pelaku usaha, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk UMKM.

“Kami mendorong pelaku UMKM untuk memiliki komitmen kuat dalam menerapkan standar higienitas dan sanitasi pangan. Produk yang aman akan memberikan rasa percaya kepada konsumen serta mendukung keberlanjutan usaha,” ujar Kodon, belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kodon mengimbau para pelaku UMKM untuk menerapkan lima langkah kunci keamanan pangan. Langkah pertama adalah menjaga kebersihan diri serta seluruh peralatan yang digunakan dalam proses produksi. Kebersihan menjadi fondasi utama untuk mencegah masuknya kuman dan bakteri ke dalam makanan.

Langkah kedua, lanjutnya, adalah memisahkan bahan mentah dari makanan yang sudah matang guna menghindari kontaminasi silang. Ketiga, proses memasak harus dilakukan dengan suhu minimal 75 derajat Celsius agar bakteri berbahaya dapat mati secara optimal. Selanjutnya, makanan perlu disimpan pada suhu yang aman, baik panas maupun dingin, sesuai jenis produk. Terakhir, pelaku usaha diwajibkan menggunakan air serta bahan baku yang kualitasnya terjamin.

“Langkah-langkah ini sangat penting untuk mencegah kontaminasi bakteri dan memastikan masyarakat mendapatkan produk pangan yang sehat dan aman,” tegas Kodon.

Tidak hanya fokus pada pembinaan produsen, BPOM Bengkulu juga mengajak masyarakat yang hadir dalam peluncuran Belungguk Point untuk menjadi konsumen cerdas. Edukasi ini disampaikan melalui kampanye nasional Cek KLIK, yang mendorong masyarakat agar selalu teliti sebelum membeli produk pangan olahan.

Dalam kampanye tersebut, masyarakat diingatkan untuk memeriksa empat hal utama, yakni memastikan kemasan dalam kondisi baik dan tidak rusak, membaca label informasi produk dengan saksama, memastikan produk memiliki izin edar resmi dari BPOM, serta memeriksa tanggal kedaluwarsa.

Melalui sinergi antara pembinaan terhadap pelaku UMKM dan edukasi kepada konsumen, BPOM Bengkulu berharap peluncuran Belungguk Point tidak hanya menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi contoh penerapan standar keamanan pangan yang baik. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem UMKM yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Kota Bengkulu.

.Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra