TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Perum Bulog Cabang Rejang Lebong secara resmi memulai penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi bulan Juni–Juli 2025 di tiga kabupaten, yaitu Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong. Kegiatan peluncuran program ini digelar pada Selasa (15/7) pukul 09.00 WIB, yang ditandai dengan seremoni pelepasan armada truk pengangkut beras bantuan ke masing-masing wilayah sasaran.
Acara launching berlangsung khidmat di Kabupaten Kepahiang dan dihadiri sejumlah pejabat penting. Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si, secara simbolis melepas keberangkatan truk bantuan dengan mengibarkan bendera start. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini yang dianggap sangat penting bagi masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kelompok rentan.
“Alhamdulillah, program bantuan pangan beras untuk masyarakat telah dimulai hari ini. Ini menjadi salah satu prioritas utama kami bersama Bulog dan Badan Pangan Nasional. Dalam kondisi seperti sekarang, kita harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang paling membutuhkan mendapat perhatian dan bantuan langsung dari negara,” ujar Hafizh.
Bantuan pangan berupa beras tersebut menyasar sebanyak 43.189 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 377 desa dan kelurahan dalam wilayah kerja Bulog Cabang Rejang Lebong. Penyaluran dilakukan secara bertahap selama satu bulan penuh, dengan pengawasan langsung dari pemerintah daerah setempat agar distribusi tepat sasaran dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.
Kepala Perum Bulog Cabang Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 800 ton beras. Jumlah tersebut dialokasikan secara proporsional sesuai jumlah penerima di masing-masing kabupaten.
“Totalnya ada 800 ton yang kita siapkan. Ini adalah program nasional yang kami salurkan di wilayah kerja kami. Proses pendistribusian dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan penumpukan dan untuk memastikan semua KPM menerima haknya,” jelas Yudha.
Berikut rincian distribusi bantuan beras di tiga kabupaten:
Kabupaten Rejang Lebong: 425 ton untuk 21.285 KPM
Kabupaten Kepahiang: 249 ton untuk 12.493 KPM
Kabupaten Lebong: 188 ton untuk 9.411 KPM
Yudha menambahkan, untuk wilayah Kabupaten Kepahiang, penyaluran 249 ton beras akan dilakukan dalam beberapa tahapan selama sebulan ke depan. Ia berharap program ini dapat membantu menekan dampak ekonomi yang tengah dirasakan masyarakat, terutama akibat fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar.
“Penyaluran ini kami harapkan dapat benar-benar membantu masyarakat. Dengan harga bahan pokok yang tidak menentu, kehadiran beras bantuan ini setidaknya bisa meringankan beban rumah tangga, khususnya mereka yang masuk dalam kategori KPM,” lanjutnya.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah tekanan global. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Bulog sebagai pelaksana, dan menggandeng pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi bantuan hingga ke pelosok desa.
Bulog memastikan bahwa kualitas beras yang disalurkan memenuhi standar konsumsi dan layak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain itu, pengawasan lapangan juga melibatkan berbagai unsur termasuk TNI, Polri, serta pemerintah desa untuk menjamin akuntabilitas dan ketepatan sasaran bantuan.
“Program ini bukan hanya sekadar penyaluran beras, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya. Kami berkomitmen agar proses distribusi ini berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran,” tutup Yudha.
Dengan dimulainya penyaluran bantuan beras ini, diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi nasional. Pemerintah daerah bersama Bulog terus mendorong sinergi lintas sektor agar program serupa dapat terus berkelanjutan di masa mendatang.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra