TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tinggal menghitung hari, dan masing-masing pasangan calon (paslon) semakin memperlihatkan kesiapannya. Tidak terkecuali bagi Farizal, calon wakil walikota nomor urut 4 yang berpasangan dengan Benny Suharto. Farizal menegaskan kesiapan dirinya dalam menghadapi debat terbuka yang akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang menjadi ajang untuk mengukur wawasan dan visi misi setiap calon wakil walikota Bengkulu periode 2024-2029.
"Alhamdulillah, kami sangat siap. Selain menyerap aspirasi dari masyarakat selama kampanye, saya dan Pak Benny terus berdiskusi dengan tim serta konsultan pemenangan kami. Kami membahas berbagai persoalan yang perlu diselesaikan di Kota Bengkulu jika nanti dipercaya untuk memimpin," ujar Farizal saat dihubungi melalui WhatsApp pada Kamis pagi (7/11/24).
Lebih lanjut, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga menekankan komitmennya dalam menjaga budaya dan tradisi Bengkulu. Menurutnya, pembangunan kota harus mempertimbangkan aspek budaya lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Bengkulu.
"Ke depan, kami ingin mengembangkan kota ini dengan tetap menghargai nilai-nilai budaya lokal. Kami tidak akan merancang pembangunan tanpa melibatkan sejarah dan tradisi kota Bengkulu yang kaya. Ini adalah komitmen kami," tambah Farizal.
Dalam debat yang akan digelar pada Jumat (8/11), tema yang diangkat adalah "Kebudayaan, Pariwisata, Religius, dan Kearifan Lokal dalam Upaya Memperkuat NKRI." Farizal menganggap tema tersebut sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Bengkulu saat ini. Sebagai salah satu kota yang memiliki potensi wisata dan sejarah yang signifikan, Farizal dan timnya berencana untuk mengoptimalkan sektor pariwisata dan kearifan lokal sebagai upaya mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.
"Pariwisata yang dikelola dengan baik dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat, sementara nilai-nilai budaya dan religi dapat memperkuat identitas kita sebagai warga Bengkulu. Melalui hal-hal ini, kami ingin membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tapi juga kokoh secara nilai," jelasnya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Farizal berkomitmen menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Bengkulu yang beragam. Dia menyampaikan bahwa kebijakan pembangunan yang akan diusung bersama Benny Suharto akan menjunjung tinggi prinsip kebersamaan dan persatuan. Dalam pandangannya, upaya mempertahankan NKRI juga dapat diwujudkan melalui sinergi antarwarga dan penghormatan terhadap keberagaman budaya lokal.
"Kami percaya bahwa kota ini bisa maju tanpa harus kehilangan identitasnya. Kami akan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Bengkulu, agar cita-cita menjadi kota yang maju, sejahtera, dan berbudaya bisa tercapai," pungkasnya.
Debat ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas bagi masyarakat tentang visi dan misi setiap paslon. Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi Farizal dan Benny untuk meyakinkan pemilih bahwa mereka adalah pilihan yang tepat untuk membawa Bengkulu menuju masa depan yang lebih baik.
Pewarta : Amg
Editring : Adi Saputra