TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, kembali menegaskan arah kebijakan pembangunan Kota Bengkulu saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Masjid Al Muhajirin Transos, Kecamatan Muara Bangkahulu. Dalam suasana penuh keakraban bersama para jemaah, ia memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih sekaligus memastikan berbagai program prioritas akan terus dilanjutkan pada periode kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing.
Di hadapan warga, Dedy menekankan bahwa komitmen pemerintah kota tidak sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut, duet kepemimpinan Dedy–Ronny bersepakat menjaga kesinambungan program pro-rakyat agar manfaatnya tetap dirasakan secara luas dan merata.
Salah satu fokus utama adalah sektor kesehatan dan pendidikan. Pemerintah Kota Bengkulu, kata Dedy, memastikan layanan berobat gratis bagi masyarakat tetap berjalan. Program ini dinilai sangat membantu warga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya. Begitu pula dengan pendidikan gratis yang terus dipertahankan guna memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anak di Kota Bengkulu untuk mengenyam bangku sekolah.
“Pelayanan kesehatan dan pendidikan adalah pondasi. Kalau masyarakat sehat dan anak-anak kita bisa sekolah tanpa terkendala biaya, maka masa depan kota ini akan jauh lebih baik,” ujar Dedy dalam sambutannya.
Selain layanan dasar, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian serius. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kota telah merealisasikan pembangunan sekitar 160 ruas jalan di berbagai wilayah. Perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tersebut dilakukan secara bertahap guna menjawab keluhan masyarakat terkait akses transportasi.
Menurut Dedy, perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Distribusi barang menjadi lebih lancar, mobilitas masyarakat meningkat, dan kawasan permukiman pun ikut berkembang. Ia menambahkan, apabila masih terdapat ruas jalan yang belum tertangani, pemerintah akan mengupayakan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan.
Tak hanya jalan, sektor penerangan juga menjadi target besar pemerintah kota. Pada tahun 2026 mendatang, direncanakan pemasangan sekitar 1.000 titik lampu jalan baru di sejumlah kawasan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat, terutama pada malam hari, sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas.
“Jalan yang mulus harus diiringi dengan penerangan yang memadai. Kita ingin warga merasa aman saat beraktivitas, baik siang maupun malam,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Dedy juga memaparkan rencana penataan pasar tradisional dan kawasan wisata. Pemerintah Kota Bengkulu berupaya menghadirkan wajah kota yang lebih tertata, bersih, dan menarik. Penataan pasar akan difokuskan pada peningkatan kenyamanan pedagang dan pembeli, termasuk perbaikan fasilitas umum, sanitasi, serta pengaturan zonasi lapak.
Sementara itu, sektor pariwisata diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Penataan kawasan wisata akan dilakukan dengan konsep yang lebih estetik dan ramah pengunjung, sehingga mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah. Dengan begitu, dampaknya tidak hanya pada peningkatan citra kota, tetapi juga terhadap pendapatan masyarakat sekitar.
Di sisi lain, Dedy menegaskan pentingnya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Kota Bengkulu yang harus terus didukung melalui pelatihan, pendampingan, hingga kemudahan akses permodalan. Pemerintah kota, lanjutnya, berkomitmen menciptakan ekosistem usaha yang kondusif agar pelaku UMKM bisa berkembang dan naik kelas.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat. UMKM harus tumbuh, pasar ditata, wisata dikembangkan, dan lingkungan tetap aman serta nyaman,” katanya.
Menutup pemaparannya, Dedy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan yang telah dicapai. Ia menilai, keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif warga.
Melalui berbagai program yang telah berjalan dan rencana yang disiapkan ke depan, pasangan Dedy–Ronny optimistis Kota Bengkulu akan terus bergerak maju. Pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, penataan kawasan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan menjadi fondasi untuk mewujudkan kota yang lebih tertib, nyaman, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra