Skip to main content

Dedy Wahyudi Beri PR Tegas untuk Kepsek SD dan SMP se-Kota Bengkulu

Dedy Wahyudi Beri PR Tegas untuk Kepsek SD dan SMP se-Kota Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, memanfaatkan momentum pertemuan bersama seluruh kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kota Bengkulu untuk menyampaikan sejumlah penekanan penting. Dalam agenda buka puasa bersama yang digelar di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (4/3/2026), Dedy secara tegas memberikan “pekerjaan rumah” bagi para kepala sekolah yang tergabung dalam KKKS dan MKKS.

Di hadapan ratusan pimpinan satuan pendidikan, Dedy menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan capaian akademik, tetapi juga oleh lingkungan belajar yang bersih, tertata, dan nyaman. Ia meminta agar seluruh kepala sekolah memastikan kondisi fisik sekolah benar-benar terawat, mulai dari ruang kelas, halaman, kantor guru, kantin, hingga fasilitas sanitasi.

Menurutnya, suasana belajar yang baik tidak harus identik dengan kemewahan atau fasilitas berpendingin udara. Yang terpenting adalah kebersihan, kerapian, serta sirkulasi udara yang lancar sehingga siswa merasa betah dan fokus saat menerima pelajaran.

“Anak-anak tidak akan maksimal menyerap ilmu kalau ruang belajarnya pengap, kotor, dan tidak tertata. Kenyamanan itu sederhana, yang penting bersih dan udaranya segar,” tegas Dedy.

Ia bahkan menyoroti secara khusus kondisi toilet sekolah. Baginya, kebersihan WC menjadi indikator utama dalam menilai manajemen sebuah sekolah. Toilet yang bersih mencerminkan kedisiplinan dan kepedulian seluruh warga sekolah terhadap lingkungan.

Selain kebersihan, Dedy juga mendorong sekolah-sekolah di Kota Bengkulu untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan ramah alam. Ia menginstruksikan agar lahan kosong di area sekolah dimanfaatkan untuk menanam pohon, terutama tanaman buah. Dengan demikian, sekolah tidak hanya tampak rindang dan asri, tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi lingkungan bagi para siswa.

“Kalau sekolahnya hijau, banyak pohon, pasti suasananya lebih sejuk dan anak-anak lebih nyaman. Sekaligus kita ajarkan mereka mencintai lingkungan sejak dini,” ujarnya.

Tak hanya menyentuh aspek fisik, Wali Kota juga memberikan perhatian serius terhadap perilaku dan karakter siswa, khususnya di jenjang SMP. Ia mengaku prihatin masih adanya pelajar yang terlibat dalam aktivitas geng motor, membawa senjata tajam, hingga berkeliaran larut malam.

Karena itu, Dedy meminta kepala SMP bersama guru dan wali kelas untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa. Ia menegaskan pentingnya peran wali kelas dalam mengenal karakter anak didiknya secara menyeluruh.

“Wali kelas harus hafal nama siswanya, tahu di mana mereka tinggal, bagaimana wataknya, dan seperti apa pergaulannya. Jangan sampai ada anak yang luput dari perhatian,” pesannya.

Dedy juga mengingatkan para guru agar tidak menjalankan tugas secara formalitas. Ia tidak ingin ada tenaga pendidik yang hanya memberi tugas lalu meninggalkan kelas tanpa memberikan penjelasan mendalam kepada siswa.

Menurutnya, proses belajar mengajar harus berlangsung interaktif dan tuntas. Guru wajib memastikan siswa memahami materi, termasuk langkah-langkah penyelesaian soal, bukan sekadar memberikan latihan tanpa pendampingan.

“Kalau mengajarkan matematika, jelaskan prosesnya dengan benar. Jangan cuma kasih soal lalu selesai. Anak-anak harus dibimbing sampai paham,” tegasnya lagi.

Acara buka puasa bersama tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan, di antaranya staf Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Ginanjar. Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Asisten II Sehmi, Plt Asisten I Sahat Marulitua Situmorang, Plt Kepala Dinas Pendidikan Ilham Putra, Ketua MKKS Bengkulu Mukhtarimin, serta Ketua KKKS Almin.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi Ramadan, melainkan juga forum konsolidasi untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bengkulu. Melalui instruksi yang disampaikan, Dedy berharap seluruh kepala sekolah dapat bergerak cepat melakukan pembenahan, baik dari sisi lingkungan fisik maupun pembinaan karakter siswa.

Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari nilai ujian, tetapi juga dari terbentuknya generasi yang disiplin, berakhlak baik, serta tumbuh dalam lingkungan sekolah yang sehat dan aman. Dengan kolaborasi antara pemerintah, kepala sekolah, dan guru, ia optimistis sekolah-sekolah di Kota Bengkulu dapat menjadi ruang belajar yang benar-benar membentuk masa depan anak-anak secara utuh.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra