TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kabar membahagiakan datang untuk para pendidik di Kota Bengkulu. Dedy Wahyudi menyiapkan hadiah istimewa berupa tiket umroh gratis bagi guru dan kepala sekolah terbaik tingkat SD dan SMP se-Kota Bengkulu.
Program penghargaan ini direncanakan mulai dianggarkan pada APBD tahun 2027. Meski realisasinya dua tahun lagi, proses penilaian disebut sudah dimulai dari sekarang. Artinya, seluruh guru dan kepala sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kinerja terbaiknya sejak dini.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung Dedy saat menghadiri acara buka puasa bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kota Bengkulu di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (4/3/2026).
Dalam sambutannya, Dedy menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nyata Pemerintah Kota Bengkulu kepada aparatur sipil negara (ASN) yang menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa di bidangnya.
“Untuk tahun 2027, saya sudah minta kepada Pak Sekda agar hadiah umroh ini kita anggarkan. Kalau sebelumnya hanya tiga kategori, sekarang kita tambah menjadi empat kategori penerima,” ujar Dedy di hadapan para kepala sekolah.
Empat kategori yang dimaksud meliputi guru terbaik (termasuk kepala sekolah), tenaga kesehatan terbaik, lurah terbaik, serta satu kategori umum. Penambahan kategori ini dilakukan agar semakin banyak ASN berprestasi yang mendapatkan ruang apresiasi.
Menurut Dedy, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama karena berhubungan langsung dengan kualitas generasi masa depan Kota Bengkulu. Ia ingin para guru dan kepala sekolah tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
“Guru dan kepala sekolah punya peran besar dalam membentuk karakter dan kualitas anak-anak kita. Maka wajar jika mereka kita beri penghargaan khusus,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa pemberian tiket umroh bukan sekadar hadiah seremonial. Ia ingin menciptakan budaya kompetisi yang sehat di lingkungan ASN Pemkot Bengkulu. Dengan adanya reward yang jelas, para pegawai diharapkan terdorong untuk meningkatkan performa dan pelayanan kepada masyarakat.
“Hadiah ini kita siapkan supaya semua ASN berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Kita ingin ada semangat baru, semangat kompetisi yang positif,” katanya.
Dedy juga menegaskan bahwa mekanisme penilaian akan dirancang secara objektif dan transparan. Indikator penilaian tidak hanya melihat capaian administratif, tetapi juga inovasi, kedisiplinan, dampak kinerja terhadap masyarakat, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Khusus untuk kategori guru dan kepala sekolah, penilaian akan dikaitkan dengan peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing. Pemerintah Kota Bengkulu ingin memastikan bahwa penghargaan tersebut benar-benar diberikan kepada sosok yang mampu membawa perubahan signifikan.
Tak hanya berhenti pada pengumuman hadiah, Dedy juga berencana menggelar forum diskusi bersama MKKS dan KKKS setelah Hari Raya Idulfitri. Forum ini bertujuan menggali berbagai persoalan yang dihadapi dunia pendidikan di Kota Bengkulu.
“Nanti setelah lebaran kita duduk bersama. Saya ingin tahu langsung apa saja kendalanya, apa yang menjadi keluhan para kepala sekolah dan guru. Dari situ kita cari solusi bersama,” ujarnya.
Ia berharap, hasil diskusi tersebut dapat melahirkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana, manajemen sekolah, hingga kompetensi tenaga pendidik.
Bagi Dedy, ukuran keberhasilan pendidikan bukan hanya pada angka-angka semata, tetapi pada kualitas lulusan yang dihasilkan. Ia ingin anak-anak Kota Bengkulu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing.
“Pada akhirnya, kemajuan pendidikan itu terlihat dari kualitas anak didik kita. Kalau anak-anak kita semakin baik, berarti sistemnya juga berjalan dengan baik,” tutupnya.
Program hadiah umroh ini pun disambut antusias para kepala sekolah yang hadir. Mereka menilai langkah tersebut sebagai bentuk perhatian dan motivasi dari pemerintah daerah. Dengan adanya apresiasi yang jelas, diharapkan semangat kerja para pendidik semakin meningkat dan berdampak langsung pada kemajuan pendidikan di Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra