Skip to main content

Desa Wisata Trokon, Permata Alam di Rejang Lebong yang Kian Bersinar

Desa Wisata Trokon, Permata Alam di Rejang Lebong yang Kian Bersinar

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Desa Trokon, yang terletak di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, kini menjelma menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian banyak pengunjung dari berbagai daerah. Keindahan alam, udara sejuk, dan suasana pedesaan yang asri menjadi daya tarik utama dari Desa Wisata Trokon.

Berawal dari pemanfaatan Dana Desa, kawasan ini disulap menjadi desa wisata yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, di balik keberhasilan ini, ada peran penting dari Kepala Desa Trokon, Bapak Iskak, yang tidak hanya memanfaatkan dana pemerintah, tetapi juga turut mengeluarkan dana pribadi demi mewujudkan impiannya membangun desa wisata yang membanggakan.

“Kami ingin membuktikan bahwa desa kami memiliki potensi yang luar biasa. Dengan sedikit inovasi dan kerja keras, potensi itu bisa dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Bahkan jika perlu, saya rela merogoh kocek pribadi demi kemajuan desa,” ujar Iskak saat diwawancarai.

Desa Wisata Trokon menawarkan pengalaman wisata yang unik, dengan pemandangan alam yang indah, udara pegunungan yang sejuk, serta keramahan warga lokal yang membuat setiap pengunjung merasa nyaman. Tidak heran jika akhir-akhir ini, kunjungan wisatawan terus meningkat, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Salah satu pengunjung asal Bengkulu Tengah, Sudarwan, mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan oleh Desa Trokon. “Tempat ini luar biasa. Udara sejuk, pemandangannya sangat menenangkan, dan fasilitasnya juga terus berkembang. Saya harap ke depannya Desa Trokon bisa menjadi ikon wisata alam di Rejang Lebong,” tutur Sudarwan.

Dampak positif dari meningkatnya jumlah wisatawan juga dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Banyak warga yang kini membuka usaha kecil seperti warung makan, penyewaan alat camping, hingga homestay. Hal ini secara langsung meningkatkan pendapatan warga dan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Dulu kami hanya mengandalkan hasil pertanian. Sekarang, dengan adanya desa wisata, penghasilan kami bertambah. Anak-anak muda juga punya harapan baru untuk tidak perlu merantau,” kata salah satu warga.

Bapak Iskak menambahkan bahwa pengembangan Desa Wisata Trokon tidak berhenti sampai di sini. Pihak desa masih terus melakukan berbagai inovasi dan perbaikan, termasuk penambahan fasilitas umum, promosi digital, serta pelatihan bagi masyarakat dalam menyambut wisatawan.

“Kami berharap, dengan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan dukungan dari pengunjung, Desa Trokon bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan potensi lokal,” ujar Iskak menutup pembicaraan.

Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang visioner, Desa Wisata Trokon kini menjadi bukti nyata bahwa desa pun bisa menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Amg
Editing. : Adi Saputra