TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Dalam upaya meningkatkan akurasi dan ketepatan dalam penyaluran bantuan sosial, Dinas Sosial Rejang Lebong menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan data fakir miskin untuk desa/kelurahan. Acara yang berlangsung di Aula Hotel Mutiara Curup pada Sabtu (9/12) pagi ini merupakan upaya kolaboratif dengan tujuan menciptakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI yang lebih akurat di Kabupaten Rejang Lebong.
Bupati Rejang Lebong, Drs. H. Syamsul Effendi MM, membuka acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong, Anes Rahman S.Sos, serta beberapa narasumber dari lembaga seperti BPJS Curup, Dinkes, dan Bappeda. Para peserta, yang terdiri dari camat, lurah, dan Kades se-Rejang Lebong, turut serta dalam sosialisasi ini.
Dalam sambutannya, Bupati Syamsul Effendi menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyaluran bantuan sosial. "Data di masing-masing daerah Kabupaten Rejang Lebong akan menjadi acuan penyaluran bantuan sosial yang perlu dikelola dengan baik," ungkapnya.
Bupati berharap agar para lurah dan Kades dapat memperhatikan sosialisasi ini dengan serius untuk memastikan keakuratan data warga yang masih berada dalam kondisi kurang mampu. "Pertimbangan secara selektif menggunakan hati dan nuraninya apakah masih layak atau tidaknya warga kita menerima bantuan," tambahnya.
Sambil menekankan pentingnya menghindari dobel data, Bupati juga menyoroti kesalahan dalam penyaluran bantuan yang bisa terjadi. "Jangan sampai terjadi dobel data atau jangan sampai orang yang berhak menerima bantuan itu namun tidak menerimanya dan begitupun sebaliknya," tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam meningkatkan akurasi data untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pewarta:Gunawan
Editing : Adi Saputra