Skip to main content

Dinsos Kota Bengkulu Gandeng LKS Ilmi Gelar Pelatihan Teknisi Komputer untuk Tingkatkan Keterampilan Anak Putus Sekolah

Dinsos Kota Bengkulu, Pelatihan Teknisi Komputer Bengkulu, LKS Ilmi, Anak Putus Sekolah Bengkulu, Pelatihan Kewirausahaan Gratis, Program Pemberdayaan Masyarakat Bengkulu, Afriyenita, Dinas Sosial Kota Bengkulu 2026.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi kesenjangan sosial terus dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah melalui kolaborasi antara Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Ilmi yang menggelar pelatihan teknisi komputer dan kewirausahaan bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Kota Bengkulu pada Selasa (16/6/2026) tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja yang tidak lagi melanjutkan pendidikan formal. Program ini diharapkan mampu memberikan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, menegaskan bahwa masih terdapat anak-anak di Kota Bengkulu yang mengalami putus sekolah. Kondisi tersebut memerlukan perhatian dan penanganan serius dari berbagai pihak agar mereka tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan keterampilan yang layak.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pekerja sosial (Peksos), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) sangat penting untuk menjangkau kelompok masyarakat yang rentan dan membutuhkan bantuan.

Afriyenita juga membuka ruang bagi masyarakat maupun para pendamping sosial untuk mengusulkan peserta yang membutuhkan akses pendidikan lanjutan. Bahkan bagi mereka yang telah melewati usia sekolah formal, pemerintah tetap berupaya memberikan solusi melalui program pendidikan kesetaraan.

“Jika ada warga yang tidak lagi berada pada usia sekolah formal, mereka tetap bisa diusulkan untuk mengikuti program Sekolah Paket. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan LKS Ilmi, Apen Putra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari forum silaturahmi sekaligus sarana penjangkauan masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Ia mengatakan, program pelatihan yang akan berlangsung selama kurang lebih 25 hari itu diikuti oleh 25 peserta yang telah melalui proses pendataan dan seleksi. Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga akan memperoleh dukungan berupa rintisan usaha sebagai bekal awal untuk mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari.

“Pelatihan ini tidak dipungut biaya. Kami ingin memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi sumber penghasilan di masa depan,” kata Apen.

Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis komputer, tetapi juga mencakup dasar-dasar kewirausahaan. Peserta akan dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan usaha, penyusunan buku kas umum, pembuatan laporan laba rugi, hingga pemahaman dasar mengenai manajemen usaha kecil.

Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pelatihan teknisi komputer yang mencakup perawatan perangkat, identifikasi kerusakan, hingga keterampilan dasar perbaikan komputer. Kompetensi tersebut dinilai memiliki prospek yang cukup baik mengingat kebutuhan terhadap layanan teknologi informasi terus meningkat.

Apen berharap program ini dapat menjadi jembatan bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha sendiri setelah pelatihan selesai. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, peserta diharapkan mampu bersaing di dunia kerja dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Ketika kemampuan dan keterampilan mereka meningkat, maka peluang untuk mandiri secara ekonomi juga semakin terbuka. Harapannya, para peserta dapat memiliki kompetensi yang kuat di bidang kewirausahaan maupun teknisi komputer,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial Kota Bengkulu dan LKS Ilmi ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Pelatihan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan semangat berwirausaha bagi generasi muda, khususnya mereka yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra