TEROPONGPUNLIK.CO.ID <<>> Memasuki awal Maret 2026, Pemerintah Kota Bengkulu kembali menggencarkan promosi destinasi unggulan daerah dengan pendekatan yang lebih segar dan kekinian. Melalui Dinas Pariwisata (Dispar), pemkot menggandeng pihak swasta untuk menggelar lomba fotografi bertema “Wisata Ngabuburide”, sebuah kompetisi yang memadukan hobi berkendara dengan eksplorasi objek wisata lokal.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dispar Kota Bengkulu dan Yamaha Thamrin Bengkulu. Konsepnya sederhana namun menarik: masyarakat diajak mengabadikan momen berkendara menggunakan sepeda motor Yamaha di sejumlah destinasi ikonik di Kota Bengkulu, lalu membagikannya melalui media sosial.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan bahwa lomba ini menjadi salah satu strategi kreatif untuk memperluas jangkauan promosi wisata, terutama di kalangan generasi muda dan komunitas otomotif.
“Ini terbuka untuk umum. Silakan manfaatkan momen ini untuk menikmati destinasi wisata kita, abadikan fotonya, lalu ikut berkompetisi,” ujar Nina.
Menurutnya, pendekatan berbasis media sosial saat ini dinilai efektif dalam membangun citra daerah. Foto-foto yang diunggah peserta diharapkan mampu memperlihatkan sisi menarik Kota Bengkulu dari sudut pandang yang berbeda—lebih dinamis, energik, dan dekat dengan gaya hidup masyarakat.
Menggabungkan Wisata dan Ramadan
Tema “Ngabuburide” sendiri diangkat karena bertepatan dengan suasana menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan berkendara sore hari atau ngabuburit kerap menjadi tradisi masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa. Momentum inilah yang coba dioptimalkan Dispar sebagai ruang promosi wisata.
Dengan mengunjungi berbagai lokasi wisata seperti pantai, taman kota, hingga bangunan bersejarah, peserta tidak hanya berburu foto, tetapi juga turut meningkatkan aktivitas kunjungan ke destinasi lokal. Secara tidak langsung, kegiatan ini juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar objek wisata.
Dispar berharap lomba ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai potensi wisata daerahnya sendiri. Apalagi Kota Bengkulu memiliki beragam spot menarik yang instagramable dan cocok dijadikan latar fotografi.
Syarat dan Mekanisme Lomba
Bagi masyarakat yang ingin ikut serta, terdapat beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Peserta diwajibkan mengikuti akun Instagram @yamaha.thamrin.bengkulu dan @dinaspariwisatakotabengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggara.
Selanjutnya, peserta harus mengunggah foto terbaik saat berada di destinasi wisata Kota Bengkulu dengan menggunakan sepeda motor Yamaha. Foto tersebut kemudian ditandai (tag) ke akun @yamaha.thamrin.bengkulu baik pada gambar maupun di dalam keterangan (caption).
Untuk memudahkan proses kurasi, peserta juga diwajibkan menyertakan dua tagar utama, yakni #SerunyaBarengYamaha dan #BangunPariwisataKota. Selain itu, akun Instagram peserta tidak boleh dalam kondisi privat agar tim juri dapat melakukan penilaian secara terbuka.
Periode lomba berlangsung singkat, yakni mulai 1 hingga 20 Maret 2026. Hal ini dimaksudkan agar kompetisi tetap relevan dengan momentum Ramadan sekaligus menjaga antusiasme peserta.
Total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp1.000.000 dan akan dibagikan kepada lima pemenang terpilih. Penilaian akan mempertimbangkan unsur kreativitas, estetika visual, serta kesesuaian dengan tema yang diangkat.
Dorong Citra Kota Ramah Bikers
Selain sebagai ajang adu kreativitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra Kota Bengkulu sebagai destinasi yang ramah bagi komunitas pengendara roda dua. Infrastruktur jalan yang relatif nyaman serta jarak antar destinasi yang tidak terlalu jauh menjadi nilai tambah tersendiri bagi para bikers.
Kolaborasi dengan pihak swasta seperti Yamaha Thamrin Bengkulu dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung transformasi pariwisata berkelanjutan. Pemerintah kota ingin menunjukkan bahwa pengembangan sektor wisata tidak hanya bertumpu pada agenda seremonial, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha.
Dispar optimistis, melalui pendekatan kreatif seperti ini, promosi wisata Kota Bengkulu dapat menjangkau audiens yang lebih luas, bahkan di luar daerah. Setiap unggahan peserta di media sosial berpotensi menjadi etalase digital yang memperkenalkan keindahan kota kepada publik.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, “Wisata Ngabuburide” diharapkan bukan sekadar lomba fotografi, melainkan gerakan bersama untuk membangun kebanggaan terhadap potensi lokal. Pemerintah kota pun mengajak seluruh masyarakat untuk ambil bagian, meramaikan media sosial dengan konten positif, sekaligus menikmati pesona wisata Kota Bengkulu di momen Ramadan tahun ini.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra