Skip to main content

DWP Seluma Dorong Ketahanan Keluarga Lewat Edukasi Pola Konsumsi B2SA

DWP Seluma Dorong Ketahanan Keluarga Lewat Edukasi Pola Konsumsi B2SA

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Seluma terus memperkuat perannya dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga. Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan rutin bulanan DWP Kabupaten Seluma yang digelar di Sekretariat DWP, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), badan, dan kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.

Pertemuan rutin ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah peningkatan kapasitas dan pengetahuan bagi para anggota DWP. Pada kesempatan tersebut, DWP Kabupaten Seluma menggandeng sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Kecamatan Seluma Barat.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah sosialisasi Ketahanan Pangan Keluarga dengan konsep B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Untuk memperdalam pemahaman peserta, DWP menghadirkan narasumber Herwandi, SE, yang memaparkan secara komprehensif pentingnya penerapan pola konsumsi sehat dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Herwandi menekankan bahwa ketahanan pangan tidak semata-mata berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan, tetapi juga menyangkut kualitas konsumsi yang diterapkan di tingkat keluarga. Menurutnya, pola makan B2SA merupakan fondasi utama dalam membentuk keluarga yang sehat, cerdas, dan produktif.

Ia menjelaskan bahwa konsep “beragam” berarti keluarga dianjurkan mengonsumsi berbagai jenis pangan, baik sumber karbohidrat, protein, vitamin, maupun mineral. Sementara itu, “bergizi dan seimbang” mengacu pada pemenuhan kebutuhan gizi sesuai usia dan aktivitas, serta tidak berlebihan dalam satu jenis makanan tertentu. Adapun unsur “aman” menekankan pentingnya kebersihan bahan pangan dan proses pengolahan yang higienis agar terhindar dari risiko penyakit.

“Ketahanan keluarga dimulai dari dapur rumah tangga. Jika pola makan sudah baik, maka kesehatan anggota keluarga akan terjaga, sehingga berdampak positif terhadap kualitas hidup secara keseluruhan,” ujar Herwandi di hadapan peserta.

Ketua DWP Kabupaten Seluma, Ny. Dianty Tjaja Deddy Ramdhani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ketahanan pangan keluarga B2SA merupakan langkah strategis untuk membangun keluarga yang mandiri dan sejahtera. Ia menilai, peran ibu dalam keluarga sangat menentukan keberhasilan penerapan pola konsumsi sehat.

Ny. Dianty menambahkan, konsep B2SA sejatinya dapat diterapkan secara sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Pemanfaatan pangan lokal, pengaturan menu harian, serta kebiasaan memasak makanan sendiri dinilai mampu membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi secara optimal.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap anggota DWP dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, dimulai dari keluarga sendiri, kemudian menularkannya ke masyarakat sekitar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DWP Kabupaten Seluma akan terus berupaya berkolaborasi dengan berbagai perangkat daerah dalam mendukung program-program pemerintah. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar upaya peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pertemuan rutin bulanan DWP ini juga menjadi sarana evaluasi kegiatan organisasi serta perencanaan program ke depan. Dengan adanya edukasi yang berkelanjutan, DWP Kabupaten Seluma diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam menciptakan keluarga-keluarga yang sehat, tangguh, dan berdaya saing, sejalan dengan tujuan pembangunan daerah Kabupaten Seluma.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra