TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Desa Pyaumbik, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, menggelar kegiatan Pelatihan Adat Rejang sebagai bentuk pelestarian warisan budaya leluhur dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan ini menghadirkan Pak Elfi Ansori, tokoh adat yang kini dikenal luas sebagai tokoh adat Rejang, sebagai pemateri utama.
Dalam kesempatan tersebut, Elfi Ansori membagikan pengetahuan mendalamnya tentang sejarah, filosofi, dan praktik adat Rejang dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, adat bukan sekadar tradisi yang diwariskan turun-temurun, tetapi merupakan identitas yang membentuk karakter, etika, serta cara hidup masyarakat Rejang sejak dahulu kala.
“Adat Rejang mengajarkan kita pentingnya menghargai sesama, menjaga kebersamaan, dan mengutamakan musyawarah dalam setiap keputusan. Nilai-nilai luhur ini harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perubahan zaman,” ujar Elfi Ansori dalam penyampaian materinya.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan kelompok perempuan. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek adat Rejang, mulai dari tata cara adat pernikahan, penyelesaian sengketa secara adat, hingga nilai-nilai kemasyarakatan yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.
Kepala Desa Pyaumbik menyampaikan apresiasinya kepada Elfi Ansori atas kesediaannya menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran tokoh adat yang juga berpengalaman di dunia pemerintahan menjadi nilai tambah dalam upaya pelestarian adat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Elfi Ansori yang telah berbagi pengetahuan dan pengalamannya. Pelatihan ini bukan hanya memperkaya wawasan masyarakat tentang adat, tetapi juga memperkuat jati diri kita sebagai masyarakat Rejang,” ungkap Kepala Desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pyaumbik menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat Rejang sebagai identitas budaya sekaligus kekuatan sosial masyarakat. Dengan dukungan tokoh adat seperti Elfi Ansori, nilai-nilai luhur warisan leluhur diharapkan terus hidup dan menjadi pedoman dalam membangun desa yang berkarakter, berbudaya, dan maju.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra