Skip to main content

Emak - Emak Antrian Minyak Goreng Masih Hangat

Bengkulu

BENGKULU.TEROPONGPUBLIK.CO.ID-Tahun 2021 ditutup dengan melonjaknya harga minyak goreng di pasaran. Para pelaku pasar, mulai distributor, peritel modern, pelaku pasar tradisional, pedagang eceran, hingga konsumen, terutama pedagang kecil penjual makanan, dihantui harga jual minyak goreng yang tinggi. Mereka menjerit atas kenaikan harga komoditas tersebut.

Terlihat jelas pagi ini, Dikawasan jalan Prapto tepatnya di tokoh Puncak,Antrian Ibu - ibu berdesakan Tampa memperdulikan prokes demi mendapatkan 1 bungkus minyak goreng.

Sungguh ironi, Indonesia yang merupakan lumbung sawit, sehingga menjadi penghasil terbesar crude palm oil (CPO) di dunia masih dihadapkan pada persoalan kelangkaan minyak goreng. Alhasil, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengendus ada indikasi terjadinya praktik kartel di balik lonjakan harga minyak goreng tersebut.

"Dengan Langkahnya minyak goreng,tampak jelas kenaikkan harga tersebut,dari 1 liter biasanya harga 12rb dan 14 RB hingga naik sampai 17rb 1 liter bahkan ada yang diduga menjual minyak goreng tersebut sampai 25 RB perliter," Ungkap seorang yang tak mau disebut namanya.

"Kami dari ibu - ibu sangat berharap kelangkahan minyak goreng tersebut bisa segera diatasi, apa lagi sebentar lagi masuk Bulan suci Ramadhan,"pungkasnya. (M.Arishandy)