Skip to main content

Forkopimda Kota Bengkulu Kompak Tata Ulang Kawasan Wisata Pantai Panjang

Forkopimda Kota Bengkulu Kompak Tata Ulang Kawasan Wisata Pantai Panjang

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<>>    Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan keseriusannya dalam menata dan mengembangkan kawasan wisata Pantai Panjang, yang selama ini menjadi ikon dan kebanggaan warga Bengkulu. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, upaya penataan kawasan ini digencarkan sejak keduanya resmi dilantik pada 20 Februari 2025.

Sejalan dengan semangat tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung proses penataan Pantai Panjang. Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan nyata, salah satunya gotong royong massal yang digelar pada Jumat (13/6/2025). Kegiatan itu melibatkan seluruh elemen Forkopimda, mulai dari Wali Kota Bengkulu, Kapolresta Kombes Pol Sudarno, Dandim 0407 Kolonel Inf Widi Rahman, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta instansi vertikal lainnya.

Wali Kota Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa Pantai Panjang akan terus ditata secara bertahap agar menjadi kawasan wisata yang aman, nyaman, dan layak dikunjungi. Ia menegaskan bahwa pembenahan ini tidak hanya menyentuh aspek kebersihan dan estetika, tetapi juga penertiban terhadap aktivitas yang sebelumnya menyimpang dari nilai-nilai sosial dan hukum.

“Kita ingin membuat kawasan wisata Pantai Panjang ini betul-betul menjadi tujuan wisata unggulan. Wisatawan merasa nyaman, merasa aman, dan merasa dilayani dengan baik oleh Kota Bengkulu,” ujar Dedy di sela kegiatan gotong royong.

Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah membersihkan area yang dulunya dikenal sebagai lokasi warung remang-remang (warem), tempat peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi terselubung. Dedy menyebut kawasan itu kini sudah bersih dan akan dialihfungsikan menjadi ruang publik yang terbuka dan sehat.

“Dulunya ketika malam hari, kami bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim sering menemukan peredaran minuman keras tradisional seperti tuak, serta adanya aktivitas yang tidak senonoh. Kini tempat itu sudah kita bersihkan dan kita alihfungsikan,” tegas Dedy.

Kini, kawasan yang berada di depan landmark Angel Wings disiapkan sebagai area terbuka khusus untuk wisatawan. Di tempat tersebut, pengunjung bebas duduk bersantai, menggelar tikar, atau sekadar menikmati pemandangan laut tanpa tekanan ataupun pungutan liar.

“Tempat ini sekarang menjadi wilayah bebas. Siapa pun boleh datang, bersantai, menikmati keindahan pantai tanpa rasa takut ataupun terganggu,” jelasnya.

Dedy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program penataan ini, terutama kepada jajaran TNI-Polri dan instansi vertikal lainnya yang turun langsung dalam kegiatan gotong royong.

“Terima kasih kepada semuanya yang hadir hari ini, baik TNI, Polri, maupun seluruh OPD. Tanpa kebersamaan ini, upaya kita tentu akan lebih berat,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa proses penataan ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, Wali Kota meminta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat agar setiap tahapan pembenahan berjalan dengan lancar.

“Penataan Pantai Panjang ini akan kita lakukan secara bertahap. Kami mohon doa dan dukungan agar prosesnya berjalan lancar dan hasilnya dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan,” pungkas Dedy.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh Forkopimda, diharapkan Pantai Panjang akan menjadi kawasan wisata unggulan yang tidak hanya indah, tetapi juga aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra