Skip to main content

Fraksi DPRD Seluma Soroti RAPBD Perubahan 2026, Pemkab Siap Perkuat Sinergi

Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seluma dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Gedung Paripurna DPRD Seluma, Senin (21/9/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2026 memasuki tahapan penting. Pemerintah Kabupaten Seluma bersama DPRD mulai mencermati berbagai masukan fraksi sebagai bahan penyempurnaan arah kebijakan anggaran daerah.

Tahapan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seluma dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap RAPBD Perubahan 2026. Rapat digelar di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Seluma, Senin (21/9/2026).

Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, hadir dalam agenda tersebut bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Seluma. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian dari proses pembahasan bersama legislatif untuk memastikan rancangan perubahan anggaran dapat disusun berdasarkan kebutuhan pembangunan daerah.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seluma, Samsul Aswajar, S.Sos. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Seluma April Yones, S.E., M.A.P., Wakil Ketua II Sugeng Zonrio, S.H., anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah memberikan tanggapan atas pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Masukan dari legislatif menjadi bagian dari rangkaian pembahasan sebelum RAPBD Perubahan 2026 ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Wabup Gustianto menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Seluma yang telah memberikan perhatian terhadap rancangan perubahan anggaran daerah. Menurutnya, pandangan fraksi tidak hanya menjadi bagian dari mekanisme persidangan, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.

Ia menilai pembahasan RAPBD Perubahan membutuhkan keterbukaan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Setiap masukan yang disampaikan dalam forum resmi DPRD diharapkan dapat memperkaya proses penyusunan kebijakan anggaran sehingga program yang direncanakan memiliki relevansi dengan kebutuhan daerah.

Gustianto juga menekankan pentingnya dukungan DPRD dalam meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Seluma. Menurutnya, hubungan kerja yang baik antara kedua lembaga tersebut diperlukan agar agenda pembangunan dapat dilaksanakan secara terarah.

“Dukungan dan kerja sama yang baik dari pimpinan serta anggota dewan merupakan masukan yang sangat berharga dalam upaya meningkatkan kinerja menjalankan roda pembangunan di Kabupaten Seluma,” ujar Gustianto.

Pembahasan RAPBD Perubahan menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk melakukan penyesuaian terhadap rencana pendapatan maupun belanja daerah. Perubahan anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi daerah, kebutuhan pelayanan publik, serta prioritas program yang harus dituntaskan pada tahun anggaran berjalan.

Karena itu, koordinasi antara perangkat daerah dan DPRD menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembahasan. Setiap program yang masuk dalam rancangan perubahan anggaran perlu diarahkan agar memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Seluma berharap seluruh rangkaian pembahasan dapat berjalan dengan lancar hingga tahap selanjutnya. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan tetap terjaga untuk menghasilkan kebijakan anggaran yang mendukung pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor.

Rapat paripurna tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penyusunan perubahan APBD tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan pembahasan bersama DPRD sebagai bagian dari proses penganggaran daerah.

Dengan adanya pandangan umum fraksi dan tanggapan pemerintah, pembahasan RAPBD Perubahan Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2026 selanjutnya diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman mengenai prioritas penggunaan anggaran.

Pemkab Seluma menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan DPRD. Langkah tersebut dinilai penting agar kebijakan anggaran yang disepakati dapat mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Seluma.

Pewarta : Amg

Editing  : Adi Saputra