TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Dalam semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu menggelar acara Gebyar BAZNAS yang melibatkan partisipasi aktif dari mustahik (penerima zakat) dan muzakki (pemberi zakat). Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat kemerdekaan, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di Provinsi Bengkulu.
Gebyar BAZNAS Provinsi Bengkulu tahun ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, hadir secara langsung untuk membuka acara yang dihelat pada Kamis (15/8). Dalam sambutannya, Gubernur Rohidin menggarisbawahi peran penting BAZNAS dalam mengelola dana zakat yang dihimpun dari masyarakat, serta penyalurannya yang harus sesuai dengan ketentuan syariah dan regulasi yang berlaku.
“Saya sangat mengapresiasi peran BAZNAS Provinsi Bengkulu yang telah menjalankan tugasnya dengan amanah. Dalam momentum peringatan HUT RI ke-79 ini, saya berharap kegiatan yang diselenggarakan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Semua program pembangunan yang kita laksanakan, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik, harus membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Gubernur Rohidin di hadapan para undangan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, Dr. H. Fazroel Hamidy, SH, MH, mengungkapkan bahwa rangkaian acara Gebyar BAZNAS tahun ini mencakup berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu program unggulan yang disorot adalah pemberian bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga yang membutuhkan. Sebanyak 30 unit rumah telah diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat sebagai bagian dari upaya BAZNAS untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu.
“Program bantuan RTLH ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup mereka melalui program-program yang tepat sasaran,” jelas Fazroel Hamidy.
Selain program RTLH, Gebyar BAZNAS Provinsi Bengkulu juga diramaikan oleh pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk lokal unggulan. Pameran ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat luas. BAZNAS berharap melalui kegiatan ini, sektor UMKM di Bengkulu dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Kegiatan Gebyar BAZNAS Provinsi Bengkulu ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh terhadap upaya-upaya sosial yang dilakukan oleh BAZNAS, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu dalam Isnan Fajri menyampaikan bahwa kegiatan seperti Gebyar BAZNAS ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga sosial seperti BAZNAS. Menurutnya, sinergi yang baik antara semua pihak merupakan kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Dana zakat yang dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan di daerah. Kami, pemerintah daerah, selalu siap bersinergi dengan BAZNAS dan lembaga lainnya untuk memastikan bahwa program-program sosial dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu.
Gebyar BAZNAS Provinsi Bengkulu tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS. Dengan melibatkan langsung mustahik dan muzakki, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan sosial yang efektif.
Acara ini juga menjadi pengingat bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam membangun bangsa yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Gebyar BAZNAS menjadi salah satu bukti konkret bahwa dengan kebersamaan dan gotong royong, tujuan mulia untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai.
Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra