TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi aktif pada Gerakan Radin Inten Asri Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Tapak Paderi, Kota Bengkulu, Jumat (10/7/2026), diisi dengan aksi gotong royong membersihkan kawasan pesisir sekaligus pelepasan sebanyak 2.500 bibit ikan nila sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem.
Gubernur Bengkulu diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut ambil bagian dalam gerakan peduli lingkungan tersebut.
Mengangkat tema "Gerakan Bersih Sampah di Lingkungan Sekitar dan Kantor Secara Serentak", kegiatan ini menjadi bagian dari program TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XXI/Radin Inten. Program tersebut bertujuan membangun budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Selain membersihkan area pantai, peserta juga melakukan penebaran 2.500 bibit ikan nila di kolam yang berada di kawasan wisata Pantai Tapak Paderi. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pelestarian sumber daya perairan sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan tersebut.
Komandan Korem 041/Garuda Emas (Gamas), Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, mengatakan bahwa Gerakan Radin Inten Asri merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong seluruh daerah melaksanakan aksi nyata dalam mengatasi persoalan sampah.
Menurutnya, masalah sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, gerakan bersih lingkungan harus menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkesinambungan.
"Permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Seluruh daerah diminta melakukan gerakan pembersihan lingkungan sesuai arahan Presiden. Untuk Bengkulu, kawasan pantai menjadi perhatian khusus sehingga dibutuhkan aksi yang lebih masif agar kebersihannya terus terjaga," ujar Jatmiko.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan secara serentak di Provinsi Bengkulu dan Lampung diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Khairil Anwar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Radin Inten Asri. Menurutnya, program tersebut selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Khairil menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menindaklanjuti Program Indonesia Asri melalui surat edaran Gubernur Bengkulu kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota agar melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun budaya gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Melalui semangat kebersamaan, kita ingin menjadikan gerakan ini sebagai budaya yang terus dilaksanakan. Fokus kita adalah menciptakan kawasan pantai di Bengkulu yang bersih, indah, sehat, sekaligus menjadi destinasi wisata yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan," kata Khairil.
Gerakan Radin Inten Asri juga mengajak masyarakat membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kegiatan kerja bakti, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Pantai Tapak Paderi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kota Bengkulu yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat. Kebersihan kawasan pesisir dinilai memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata sekaligus menjaga kualitas lingkungan pesisir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, jajaran Forkopimda Provinsi Bengkulu, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta ratusan peserta yang bersama-sama bergotong royong membersihkan kawasan pantai.
Melalui Gerakan Radin Inten Asri 2026, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sehingga Bengkulu dapat menjadi daerah yang lebih hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pewarta : amg
Editing : Adi Saputra