Skip to main content

Golkar Bengkulu Cari Pemimpin Baru, Mardensi Tampil di Depan

Golkar Bengkulu Cari Pemimpin Baru, Mardensi Tampil di Depan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Dinamika politik internal Partai Golkar Kota Bengkulu kian menunjukkan geliat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Sejumlah nama mulai bermunculan sebagai bakal calon ketua, salah satunya adalah Mardensi, kader senior yang juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bengkulu.

Secara terbuka, Mardensi menyatakan kesiapannya untuk ikut dalam kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada awak media pada Jumat (13/2/2026), usai menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia penjaringan.

Mardensi mengungkapkan bahwa seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh panitia telah dipenuhi dan dinyatakan lengkap. Ia menyebut proses pendaftaran berjalan lancar dan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) serta petunjuk pelaksanaan (juklak) yang berlaku, baik dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“Alhamdulillah hari ini saya resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu. Semua berkas sudah kami serahkan dan dinyatakan lengkap oleh panitia. Insya Allah, kalau memang Tuhan mengizinkan, saya siap melanjutkan langkah hingga Musda nanti,” ujar Mardensi.

Lebih lanjut, Mardensi menyampaikan motivasinya maju dalam bursa pemilihan ketua. Ia menilai Golkar Kota Bengkulu perlu energi baru agar mampu beradaptasi dengan dinamika politik yang terus berkembang. Menurutnya, tantangan ke depan tidak ringan, terutama dalam menghadapi pemilu legislatif dan pemilihan kepala daerah yang semakin kompetitif.

“Saya ingin Golkar di Kota Bengkulu ini lebih baik, lebih solid, dan tetap menjadi partai pemenang. Baik dalam Pilkada, pemilu legislatif, maupun dalam perolehan kursi DPRD. Kita harus kembali menguatkan mesin partai sampai ke tingkat paling bawah,” tegasnya.

Mardensi juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus DPD, pimpinan kecamatan, hingga organisasi sayap partai. Ia berharap jika terpilih nantinya, seluruh struktur partai dapat bekerja secara kolektif dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Golkar tidak bisa hanya mengandalkan figur. Kekuatan utama kita ada pada kebersamaan dan kerja tim. Ketua tingkat kecamatan, pengurus DPD, dan organisasi pendukung harus berkolaborasi. Dengan semangat yang sama, saya yakin Golkar bisa kembali berjaya di Kota Bengkulu,” tambahnya.

Terkait dukungan, Mardensi mengaku telah mengantongi rekomendasi dari sejumlah pimpinan kecamatan dan organisasi masyarakat (ormas) yang berafiliasi dengan Golkar. Ia menyebut, syarat minimal dukungan 30 persen telah terpenuhi.

“Alhamdulillah sudah ada enam pimpinan kecamatan, satu dari DPD provinsi, serta beberapa ormas yang memberikan rekomendasi. Ini menjadi modal awal yang cukup kuat bagi saya,” ungkapnya.

Sementara itu, panitia penjaringan bakal calon Ketua DPD Golkar Kota Bengkulu, Sutardi, menjelaskan bahwa seluruh berkas pendaftaran yang masuk akan diverifikasi secara menyeluruh. Proses ini dilakukan untuk memastikan semua calon memenuhi persyaratan sesuai aturan organisasi.

“Setelah pendaftaran, kami akan melakukan verifikasi berkas. Selanjutnya hasilnya akan dibawa ke tingkat provinsi. Batas akhir pengajuan surat rekomendasi dari provinsi ditetapkan pada tanggal 15 Februari,” kata Sutardi.

Ia menambahkan, panitia bersikap netral dan hanya menjalankan mekanisme sesuai regulasi partai. Semua bakal calon diperlakukan sama tanpa ada perlakuan khusus.
Dengan mulai munculnya sejumlah kandidat, Musda Golkar Kota Bengkulu diprediksi akan berlangsung cukup dinamis.

Pertarungan ide, visi, serta program kerja menjadi hal yang paling ditunggu oleh kader di tingkat bawah. Siapa pun yang nantinya terpilih, diharapkan mampu membawa perubahan positif dan memperkuat posisi Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kota Bengkulu.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra