TEROPONGPUBLIK.CO.ID >< Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, memimpin upaya melawan hoaks dengan menghadiri Deklarasi Anti Hoaks yang diikuti oleh hampir 500 siswa SMA Kota Bengkulu di Hotel Raffles Bengkulu pada Jumat (24/11).
Dalam acara tersebut, Gubernur Rohidin menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap bahaya hoaks kepada pelajar. "Anak-anak ini bisa menjadi kader atau duta untuk memperkenalkan bahwa berita hoax itu membahayakan, apalagi di tengah suasana jelang pemilu. Beda pendapat itu wajar, tapi jangan sampai tersebar hoaks yang merusak," ujarnya.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, menegaskan bahwa Deklarasi Anti Hoaks Pelajar Bengkulu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan berita palsu menjelang Pemilu 2024. "Kegiatan ini bertujuan agar generasi milenial tidak terjebak dalam jaringan hoaks yang mengganggu," tambahnya.
Deklarasi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pemahaman yang kuat bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan informasi yang salah di era digital.
Pewarta:Herdianson
Editing: Adi Saputra