Skip to main content

52 ASN Pemprov Bengkulu Dilantik Jadi Pejabat Fungsional, Sekda Herwan Antoni Tekankan Integritas

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 52 ASN yang diangkat sebagai pejabat fungsional di Aula Merah Putih, Senin (31/8/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Sebanyak 52 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi mengemban jabatan fungsional setelah dilantik dan diambil sumpah jabatan. Pelantikan tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Aula Merah Putih, Senin (31/8/2026).

Prosesi pelantikan menjadi momentum penting bagi para ASN yang telah melalui berbagai tahapan dan penilaian sebelum dipercaya menduduki jabatan fungsional. Dalam arahannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa jabatan baru tersebut bukan sekadar peningkatan karier, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.

Ia meminta seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik agar mampu menunjukkan kualitas kerja, profesionalisme, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Menurut Herwan, keberadaan pejabat fungsional memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya birokrasi. Kompetensi dan kemampuan masing-masing ASN di bidangnya diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Jabatan yang diberikan ini bukan hanya sebuah status, tetapi merupakan amanah. Amanah tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme dan integritas,” pesan Herwan dalam sambutannya.

Selain menekankan profesionalisme, Sekda Provinsi Bengkulu juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku sebagai aparatur pemerintah. Menurutnya, ASN tidak hanya dinilai dari hasil pekerjaan, tetapi juga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menggunakan media sosial.

Herwan menyoroti sejumlah fenomena yang belakangan menjadi perhatian masyarakat terkait perilaku oknum ASN. Ia mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, aparatur pemerintah sempat menjadi bahan pembicaraan publik akibat adanya oknum yang melakukan aktivitas tidak pantas di media sosial ketika masih mengenakan atribut atau seragam kedinasan.

Kondisi tersebut, kata Herwan, harus menjadi perhatian seluruh ASN agar lebih berhati-hati dalam menjaga sikap. Setiap aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik pribadi sekaligus institusi tempat mereka bekerja.

“Dalam beberapa bulan terakhir ASN atau pegawai pemerintahan sering menjadi pemberitaan dan bahan pembicaraan masyarakat. Ada beberapa oknum pegawai yang masih menggunakan seragam dinas melakukan siaran langsung sambil berjoget di media sosial,” ujarnya.

Ia secara khusus meminta kepada 52 ASN yang baru saja dilantik agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mencoreng citra Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Herwan berharap para pejabat fungsional dapat saling mengingatkan apabila menemukan rekan kerja yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan norma, etika maupun aturan kedinasan.

“Saya tidak ingin 52 orang ASN yang baru saja saya angkat menjadi pejabat fungsional ini melakukan kesalahan seperti yang dibicarakan masyarakat. Hendaknya kita yang telah dilantik ini saling mengingatkan satu sama lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herwan Antoni menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu terus melakukan penguatan terhadap sistem pengawasan kinerja aparatur. Pengawasan tersebut dilakukan melalui penerapan regulasi serta mekanisme evaluasi yang terukur.

Langkah itu dinilai penting untuk memastikan seluruh ASN dapat bekerja sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta tanggung jawab yang diberikan. Disiplin kerja dan kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang dipercaya masyarakat.

Herwan juga menegaskan bahwa 52 ASN yang dilantik bukan dipilih secara sembarangan. Mereka telah mengikuti sejumlah proses dan tahapan sebelum akhirnya dinyatakan layak untuk menduduki jabatan fungsional.

“52 orang ini menjadi pejabat fungsional bukan secara kebetulan. Mereka sudah mengikuti beberapa tahapan yang akhirnya terpilih sebanyak 52 orang yang ada hari ini untuk diangkat,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, Sekda mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus menguatkan semangat pengabdian kepada masyarakat melalui nilai Bantu Rakyat.

Ia berharap jabatan fungsional yang diemban dapat menjadi sarana bagi ASN untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Dengan aparatur yang disiplin, profesional dan berintegritas, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra