Skip to main content

Audit Keuangan Dimulai, Pemkab Bengkulu Tengah Siap Diperiksa BPK

Audit Keuangan Dimulai, Pemkab Bengkulu Tengah Siap Diperiksa BPK

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah resmi memulai tahapan pemeriksaan awal laporan keuangan dengan menggelar pertemuan pembuka bersama BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Senin (23/02/2026), dan menjadi penanda dimulainya audit pendahuluan atas pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran berjalan.

Pertemuan ini tidak sekadar seremoni administratif, tetapi juga menjadi forum silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dan tim auditor. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Arif Agus bersama tim pemeriksa. Dari unsur pemerintah daerah tampak Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, Wakil Bupati Tarmizi, Sekretaris Daerah Tomi Marisi, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Rachmat Riyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa audit merupakan bagian penting dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai aturan. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pemeriksa dan menekankan kesiapan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mendukung proses audit secara terbuka.

Menurutnya, audit pendahuluan harus dipandang sebagai momentum evaluasi menyeluruh, bukan sekadar kewajiban rutin tahunan. Ia meminta seluruh kepala OPD agar proaktif menyediakan data dan dokumen yang dibutuhkan auditor. Sikap kooperatif, kata dia, menjadi kunci agar proses pemeriksaan berjalan efektif dan tepat waktu.

Rachmat juga mengingatkan bahwa setiap catatan atau rekomendasi dari auditor hendaknya dijadikan pijakan untuk pembenahan. Ia tidak ingin temuan yang sama terus berulang pada tahun-tahun berikutnya. “Perbaikan tata kelola keuangan harus berkelanjutan. Setiap masukan menjadi bahan introspeksi agar kualitas pengelolaan anggaran semakin baik dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bengkulu Arif Agus menjelaskan bahwa pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun. Audit tersebut bertujuan memberikan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan.

Ia memaparkan bahwa proses pemeriksaan dilakukan melalui tahapan yang sistematis. Dimulai dari perencanaan audit, pengumpulan dan pengujian data di lapangan, hingga penyusunan laporan hasil pemeriksaan. Seluruh tahapan itu dijalankan dengan menjunjung prinsip profesionalitas dan independensi.

Arif menegaskan, audit bukanlah upaya untuk mencari-cari kesalahan. Lebih dari itu, pemeriksaan bertujuan menilai kepatuhan pemerintah daerah terhadap regulasi, menguji efektivitas sistem pengendalian internal, serta memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukannya. Dengan demikian, hasil audit diharapkan mampu mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Dalam forum tersebut, tim auditor juga memberikan gambaran umum mengenai ruang lingkup pemeriksaan pendahuluan. Fokusnya meliputi penelaahan awal terhadap dokumen perencanaan dan pelaksanaan anggaran, identifikasi potensi risiko, serta pemetaan area yang memerlukan perhatian lebih lanjut pada pemeriksaan terinci nantinya.

Entry meeting ini sekaligus menjadi sarana penyamaan persepsi antara auditor dan seluruh perangkat daerah. Melalui komunikasi yang terbuka sejak awal, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman terkait mekanisme maupun kebutuhan data selama proses audit berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sendiri menargetkan agar hasil pemeriksaan tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas dibandingkan periode sebelumnya. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kapasitas aparatur di bidang pengelolaan keuangan, serta penataan administrasi yang lebih tertib.

Dengan dimulainya audit pendahuluan ini, seluruh perangkat daerah diingatkan untuk menjaga integritas dan akurasi laporan keuangan. Sinergi antara pemerintah daerah dan BPK diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif demi perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Melalui kolaborasi yang baik dan sikap terbuka terhadap evaluasi, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas laporan keuangannya. Audit bukan semata kewajiban formal, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra