TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Penanganan warga terdampak kebakaran yang melanda Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, terus dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Sebanyak 21 rumah warga terdampak dalam musibah tersebut, sehingga perhatian pemerintah kini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban.
Posko bantuan yang berada di wilayah kelurahan menjadi pusat penerimaan berbagai bentuk bantuan dari pemerintah, lembaga sosial, kepolisian, organisasi masyarakat hingga pihak lainnya. Bantuan yang tiba tidak dibiarkan menumpuk, tetapi segera didata dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Asisten I Pemerintah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, mengatakan pemerintah bersama jajaran terkait masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kondisi para korban terpantau dengan baik.
Menurutnya, sejak kebakaran terjadi, dukungan dari berbagai pihak terus berdatangan. Bantuan tersebut antara lain berupa bahan makanan, sembako, pakaian serta kebutuhan sehari-hari yang diperlukan warga setelah kehilangan tempat tinggal.
“Bantuan yang masuk ke posko terus kami data dan langsung didistribusikan kepada warga. Sejak kemarin sore, bantuan berupa sembako maupun pakaian sudah mulai disalurkan,” kata Alex saat berada di lokasi kebakaran, Jumat (14/8/2026).
Berdasarkan pendataan pemerintah, kebakaran tersebut berdampak terhadap 21 rumah, dengan jumlah penghuni mencapai 25 kepala keluarga atau 94 jiwa. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus memastikan kebutuhan para korban tetap terpenuhi selama masa penanganan pascakebakaran.
Alex menyebutkan, bantuan makanan menjadi salah satu jenis bantuan yang paling banyak diterima. Sejumlah pihak turut mengambil bagian dalam membantu korban, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Baznas, Polda Bengkulu, Polresta Bengkulu, PKK dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Banyaknya bantuan makanan bahkan membuat persediaan di posko cukup melimpah. Untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga, pemerintah juga mengandalkan dapur umum yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu.
“Alhamdulillah bantuan makanan cukup banyak, bahkan stoknya berlebih. Dapur umum dari BPBD juga masih tersedia untuk membantu kebutuhan warga,” jelasnya.
Selain kebutuhan pangan, pemerintah juga memperhatikan kebutuhan sandang. Bantuan pakaian yang terkumpul terus disortir dan didata sebelum diberikan kepada warga agar penyalurannya dapat dilakukan secara tepat.
Alex memastikan distribusi bantuan akan terus dilakukan selama posko masih dibutuhkan. Pemerintah juga mengantisipasi adanya bantuan lanjutan dari sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat yang telah menyatakan kepeduliannya.
“Bantuan terus berdatangan dan akan langsung kami salurkan. Ada bantuan dari gubernur, wali kota, Kapolda, Baznas, MBG, Kapolresta, PKK, dan berikutnya juga ada bantuan dari Bhayangkari,” ujarnya.
Di tengah proses pemulihan, persoalan tempat tinggal menjadi salah satu perhatian utama. Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan sejumlah pilihan bagi warga yang membutuhkan tempat beristirahat sementara karena rumah mereka tidak lagi dapat ditempati.
Warga yang membutuhkan dapat diarahkan untuk menempati rumah susun BPBD maupun rumah singgah yang berada di bawah pengelolaan Dinas Sosial. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai solusi sementara hingga kondisi para korban kembali stabil.
“Kami sudah menyiapkan alternatif tempat tinggal sementara. Bagi warga yang membutuhkan, ada rumah susun BPBD dan rumah singgah Dinas Sosial yang bisa digunakan,” terang Alex.
Pengawasan di lokasi kebakaran juga melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah. Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana bersama jajaran Dinas Sosial, Satpol PP, camat dan lurah terus mendampingi warga serta memantau kebutuhan yang muncul di lapangan.
Pemerintah memastikan proses pendataan dan distribusi bantuan dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut penting agar bantuan yang terkumpul dapat diterima oleh seluruh keluarga terdampak secara proporsional.
Alex menegaskan, prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sembari mencari langkah penanganan lanjutan bagi keluarga yang terdampak kebakaran.
“Yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan warga korban kebakaran terpenuhi. Semua bantuan yang masuk kami data dan segera kami distribusikan kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra