TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Pemerintah Kota Bengkulu mulai menyiapkan strategi untuk menyambut lonjakan wisatawan dan pemudik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memaksimalkan potensi destinasi wisata baru di pusat kota, yakni kawasan Belungguk Point yang berlokasi di Jalan S. Parman, Padang Jati.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyampaikan bahwa Belungguk Point memiliki peluang besar menjadi magnet baru bagi wisatawan selama momen Lebaran. Kawasan ini diharapkan dapat menjadi alternatif selain destinasi pantai yang selama ini selalu dipadati pengunjung.
“Belungguk Point bisa menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana Lebaran dengan nuansa berbeda di tengah kota,” ujar Nina dalam keterangannya.
Belungguk Point hadir dengan konsep ruang publik modern yang tetap mengedepankan nilai-nilai budaya lokal. Penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jalur pedestrian yang nyaman hingga dekorasi yang mencerminkan identitas khas Bengkulu. Hal ini menjadikan lokasi tersebut tidak hanya sekadar tempat bersantai, tetapi juga sebagai simbol wajah baru kota.
Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah tampilan visual yang menarik dan cocok untuk aktivitas swafoto. Trotoar dihiasi motif Batik Besurek yang menjadi ciri khas daerah, sementara ornamen alat musik tradisional seperti dhol turut memperkuat nuansa budaya. Kombinasi ini menjadikan Belungguk Point sebagai lokasi yang estetik dan diminati oleh generasi muda maupun keluarga.
Selain keindahan visual, Belungguk Point juga akan diramaikan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran UMKM di kawasan ini menjadi nilai tambah tersendiri, terutama saat malam hari. Berbagai kuliner khas Bengkulu akan tersedia, memberikan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menggugah selera.
Aktivitas ekonomi di kawasan ini diperkirakan meningkat signifikan selama libur Lebaran. Pemerintah berharap perputaran ekonomi dari sektor UMKM dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, Belungguk Point tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif.
Keunggulan lain dari Belungguk Point adalah aksesibilitasnya yang mudah. Terletak di pusat kota, kawasan ini dapat dijangkau dengan cepat oleh wisatawan yang menginap di hotel sekitar maupun warga lokal yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Fasilitas yang tersedia juga dapat dinikmati secara gratis, sehingga menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong.
Kondisi ini menjadikan Belungguk Point sebagai solusi alternatif untuk mengurangi kepadatan di objek wisata utama seperti kawasan pantai. Selama ini, lonjakan pengunjung saat Lebaran kerap terpusat di lokasi tertentu, sehingga menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan.
Dengan adanya destinasi baru yang tertata rapi dan nyaman, diharapkan distribusi wisatawan dapat lebih merata. Hal ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sektor pariwisata daerah.
Pemerintah Kota Bengkulu optimistis bahwa Belungguk Point akan menjadi salah satu ikon wisata baru yang diminati masyarakat. Tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam jangka panjang sebagai ruang publik yang hidup dan produktif.
Melalui pengembangan kawasan ini, Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan destinasi wisata yang modern, inklusif, dan berbasis budaya lokal. Belungguk Point pun diproyeksikan menjadi tempat berkumpul yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung yang datang merayakan hari kemenangan di Bumi Merah Putih.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra