TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Suasana akhir pekan di kawasan Belungguk Point, Kota Bengkulu, Sabtu malam (24/1/2026), berlangsung semarak dan dipadati ribuan pengunjung. Ruang publik yang kini menjelma menjadi ikon baru kota itu tampak hidup dengan aktivitas masyarakat yang memanfaatkan malam bebas kendaraan atau Car Free Night sebagai sarana hiburan sekaligus bersosialisasi.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi hadir langsung menyatu dengan masyarakat, didampingi sang istri, Ny. Dian Fitriani. Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu tersebut menambah semangat pengunjung yang memadati kawasan tepi pantai itu sejak sore hingga malam hari. Turut mendampingi, Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Tony Elfian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Belungguk Point kini tidak hanya menjadi ruang rekreasi favorit warga lokal, namun juga berhasil menarik perhatian pengunjung dari luar daerah, bahkan luar pulau. Hal ini terlihat dari keberagaman latar belakang masyarakat yang datang menikmati suasana malam di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Dedy Wahyudi mengungkapkan rasa bangganya setelah bertemu langsung dengan wisatawan asal Kota Palu, Sulawesi Tengah. Pengunjung tersebut menyampaikan kekagumannya terhadap konsep dan suasana Belungguk Point yang dinilai unik serta berbeda dari ruang publik di daerah lain.
“Tadi saya sempat berbincang dengan warga dari Sulawesi, tepatnya dari Palu. Mereka mengatakan Belungguk Point ini istimewa. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, pembangunan Belungguk Point merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman, inklusif, dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa keberadaan kawasan ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga sarana memperkenalkan Bengkulu ke tingkat nasional.
“Belungguk Point kita bangun agar Kota Bengkulu semakin maju dan dikenal luas. Antusias masyarakat malam ini luar biasa, ini tanda bahwa ruang publik seperti ini memang dibutuhkan,” tambahnya.
Tak hanya menjadi pusat aktivitas warga, Car Free Night di Belungguk Point juga mendapat dukungan dari dunia usaha. Pada malam tersebut, Wali Kota Bengkulu juga bertemu dengan pimpinan Honda Bengkulu yang menyatakan komitmennya dalam mendukung berbagai program Pemerintah Kota, termasuk pengembangan dan pengelolaan kawasan Belungguk Point.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, pihak Honda Bengkulu menyerahkan bantuan berupa lima unit tempat sampah khusus botol plastik. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Wali Kota Bengkulu dan rencananya akan ditempatkan di beberapa titik strategis di kawasan Belungguk Point.
“Kita mendapat dukungan penuh dari Honda. Ini salah satu bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha,” kata Dedy.
Malam kian meriah ketika pengunjung disuguhi pertunjukan seni tari yang menampilkan kekayaan budaya daerah. Alunan musik tradisional dan gerak tari yang energik berhasil memikat perhatian masyarakat. Menariknya, Ny. Dian Fitriani turut ambil bagian dengan ikut menari bersama para penampil, disambut tepuk tangan meriah dari pengunjung.
Kehadiran seni budaya di ruang publik ini dinilai mampu memperkuat identitas lokal sekaligus menjadi hiburan berkualitas bagi masyarakat. Pemerintah Kota Bengkulu pun berkomitmen menjadikan Belungguk Point sebagai pusat kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Dengan konsep terbuka, kolaboratif, dan ramah bagi semua kalangan, Belungguk Point kini terus berkembang sebagai wajah baru Kota Bengkulu—sebuah ruang publik yang tidak hanya mempersatukan warga, tetapi juga memperkenalkan pesona Bengkulu ke mata Nusantara.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra