Skip to main content

Brimob Bengkulu Gelar Simulasi Alarm Stelling untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan

Brimob Bengkulu Gelar Simulasi Alarm Stelling untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>     Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan Simulasi Alarm Stelling pada Senin pagi (15/9/2025). Latihan berlangsung di markas komando dan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor, Kompol Tigor Lubis, S.Pd., M.M.

Simulasi dimulai dengan pengarahan singkat dari Danyon kepada seluruh personel. Dalam arahannya, Kompol Tigor menekankan pentingnya setiap individu memahami prosedur standar operasi, sekaligus mengutamakan kedisiplinan serta kerja sama tim. Setelah itu, latihan dilanjutkan dengan pelaksanaan simulasi yang berlangsung cepat, terukur, dan penuh kedisiplinan.

Seluruh rangkaian kegiatan memperlihatkan ketangkasan dan kesiapan personel Brimob dalam menghadapi situasi darurat. Dari tahap awal hingga akhir, para anggota menampilkan koordinasi yang solid, sehingga simulasi berjalan lancar sesuai skenario yang telah ditentukan.

“Latihan ini merupakan salah satu bentuk kesiapan Brimob Bengkulu dalam menghadapi segala tantangan di lapangan. Alarm stelling melatih refleks, respon cepat, serta kekompakan tim ketika kondisi darurat terjadi. Kita ingin seluruh personel benar-benar siap siaga kapan pun dibutuhkan,” ujar Kompol Tigor Lubis usai kegiatan.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya diukur dari kemampuan perorangan, melainkan juga dari soliditas pasukan. Karena itu, latihan semacam ini digelar secara rutin agar setiap personel dapat memahami peran masing-masing, serta dapat bergerak secara serentak jika ada keadaan mendesak.

Simulasi alarm stelling merupakan salah satu bentuk latihan yang menekankan kecepatan personel dalam mengambil posisi siaga ketika tanda bahaya diberikan. Latihan ini juga melibatkan unsur komunikasi, komando, serta strategi penempatan personel agar mampu menghadapi ancaman secara efektif.

Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi internal. Pimpinan batalyon dapat melihat secara langsung sejauh mana kesiapan pasukan, baik dari segi fisik, mental, maupun keterampilan. Evaluasi pasca-latihan juga dilakukan untuk memberikan masukan yang membangun, sehingga di latihan berikutnya kemampuan personel semakin meningkat.

“Dengan adanya latihan rutin, kita ingin memastikan bahwa Brimob selalu siap kapan saja. Keberadaan pasukan bukan hanya simbol kekuatan, tetapi juga jaminan rasa aman bagi masyarakat Bengkulu. Apapun bentuk ancaman, personel sudah harus dalam kondisi prima untuk menanganinya,” tambah Kompol Tigor.

Kegiatan simulasi ini juga memperlihatkan bahwa Brimob tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Disiplin, loyalitas, dan keterampilan teknis terus diasah melalui latihan berkesinambungan.

Dengan demikian, kehadiran Brimob Bengkulu diharapkan mampu memberikan rasa tenang di tengah masyarakat. Simulasi yang berlangsung lancar ini menegaskan kembali komitmen pasukan Brimob untuk selalu berada di garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra