TEROPONGPUBLIK,.CO.ID <<<>>> Rachmat Riyanto selaku Bupati Bengkulu Tengah memimpin langsung rapat strategis terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus evaluasi kinerja Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Bupati (RRB) pada Rabu, 8 April 2026.
Rapat ini menjadi bagian penting dari langkah Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam memperkuat fondasi keuangan daerah. Fokus utama kegiatan adalah mendorong peningkatan capaian PAD sekaligus menilai efektivitas pelaksanaan program yang telah berjalan sejak awal tahun anggaran.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mampu bekerja secara sinergis dan inovatif dalam menggali potensi sumber pendapatan daerah. Ia menyebutkan bahwa optimalisasi PAD bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan hasil kerja kolektif yang membutuhkan koordinasi kuat lintas sektor.
“Seluruh OPD harus memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan PAD. Kita perlu menggali potensi yang ada secara maksimal dengan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan,” ujar Rachmat Riyanto dalam rapat tersebut.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu strategi untuk mendongkrak pendapatan daerah. Menurutnya, kemudahan akses layanan akan berdampak langsung pada peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran retribusi maupun pajak daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tomi Marisi selaku Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dalam forum tersebut, masing-masing OPD diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian kinerja selama Triwulan I, termasuk realisasi pendapatan yang telah diperoleh. Tidak hanya itu, setiap OPD juga menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga tantangan teknis dalam pelaksanaan program.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan solusi yang disampaikan guna mengatasi hambatan tersebut. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan efektivitas program pada triwulan berikutnya.
Bupati juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi secara berkala agar setiap program dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh OPD untuk tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga memastikan implementasi program berjalan optimal.
“Evaluasi ini bukan sekadar melihat angka, tetapi juga memastikan bahwa setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Optimalisasi PAD sendiri menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kemandirian fiskal daerah. Dengan peningkatan PAD, pemerintah daerah diharapkan mampu membiayai berbagai program pembangunan tanpa terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Sebagai penutup, rapat ini diharapkan mampu menjadi momentum bagi seluruh OPD untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat koordinasi. Dengan strategi yang tepat dan kerja sama yang solid, target peningkatan PAD pada tahun 2026 diyakini dapat tercapai secara optimal.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra