TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus menghadirkan berbagai inovasi untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Salah satu langkah terbaru adalah menggandeng RB Media Group dalam penyelenggaraan Car Free Night (CFN) atau Malam Bebas Kendaraan yang akan menjadi pusat aktivitas ekonomi, hiburan, sekaligus ruang interaksi masyarakat.
Program ini digagas sebagai strategi menghidupkan geliat ekonomi malam di Kota Bengkulu dengan memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya. Tidak hanya menjadi ajang transaksi, Car Free Night juga diharapkan mampu menciptakan destinasi wisata malam baru yang menarik bagi warga maupun wisatawan.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan telah dilakukan secara maksimal. Mulai dari pendataan pelaku UMKM, pengaturan lokasi berjualan, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Menurut Dedy, penyelenggaraan Car Free Night merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Bengkulu dan RB Media Group yang bertujuan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
"Alhamdulillah, bersama RB Media Group kita akan melaksanakan Car Free Night. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan UMKM. Seluruh pelaku usaha yang akan berpartisipasi juga telah didata dengan baik sehingga pelaksanaannya bisa berjalan lebih tertib," ujar Dedy Wahyudi saat memberikan keterangan, Senin (27/7/2026).
Selain kesiapan pedagang, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah Kota Bengkulu telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan memperoleh izin resmi terkait pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Dengan adanya dukungan tersebut, kawasan yang menjadi lokasi Car Free Night nantinya akan ditutup sementara dari aktivitas kendaraan bermotor pada malam hari. Area tersebut akan disulap menjadi ruang publik yang dipenuhi berbagai stan kuliner, produk kreatif UMKM, hiburan masyarakat, hingga pertunjukan seni yang melibatkan komunitas lokal.
Semula, kegiatan Car Free Night direncanakan berlangsung satu kali setiap bulan. Namun, tingginya optimisme penyelenggara serta besarnya potensi ekonomi yang dapat dihasilkan membuat pemerintah mempertimbangkan peningkatan frekuensi pelaksanaan menjadi agenda rutin setiap pekan.
Dedy menilai semakin sering kegiatan digelar, semakin besar pula peluang yang dimiliki para pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet penjualan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.
"Target awal memang satu bulan sekali. Tetapi teman-teman penyelenggara optimistis kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap minggu. Kami tentu sangat mendukung karena kepolisian juga sudah memberikan izin, masyarakat akan memperoleh manfaat, dan ekonomi daerah akan semakin bergerak. Insya Allah Car Free Night akan menjadi agenda mingguan di Kota Bengkulu," jelasnya.
Pelaksanaan Car Free Night diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi masyarakat untuk menikmati suasana malam di Kota Bengkulu. Pengunjung tidak hanya dapat berbelanja produk UMKM, tetapi juga menikmati beragam sajian kuliner khas daerah, hiburan musik, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai aktivitas komunitas yang melibatkan generasi muda.
Keberadaan ruang publik tanpa kendaraan juga diyakini akan menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi keluarga. Warga dapat berjalan santai, berolahraga ringan, maupun menikmati hiburan tanpa terganggu oleh lalu lintas kendaraan bermotor.
Di sisi lain, program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah diberikan kesempatan lebih luas untuk berkembang melalui peningkatan akses pasar secara langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta melalui RB Media Group juga dinilai menjadi contoh sinergi positif dalam menciptakan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu menjadikan Car Free Night sebagai agenda unggulan Kota Bengkulu yang berkelanjutan.
Dengan konsep yang menggabungkan ekonomi, hiburan, pariwisata, dan ruang publik, Car Free Night diyakini akan menjadi salah satu ikon baru Kota Bengkulu. Pemerintah pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi serta mendukung keberlangsungan kegiatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh pelaku usaha maupun warga.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra