TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pelayanan publik. Tidak hanya bertugas menangani kebakaran maupun operasi penyelamatan, personel Damkar kini juga ikut menjaga keindahan lingkungan dengan melakukan penyiraman serta penataan taman kota.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang menginginkan seluruh ruang terbuka hijau di Kota Bengkulu tetap terawat, bersih, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, terutama di tengah musim kemarau yang menyebabkan banyak tanaman mulai mengering.
Petugas Damkar memanfaatkan armada tangki air untuk menyiram berbagai titik taman yang mengalami kekurangan pasokan air. Selain itu, mereka juga membantu merapikan tanaman agar terlihat lebih tertata sehingga menambah nilai estetika kawasan perkotaan.
Saat meninjau langsung kegiatan tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan memberikan sejumlah arahan terkait penataan tanaman dan pemeliharaan taman.
Menurut Dedy, taman yang bersih dan hijau akan menciptakan suasana kota yang lebih nyaman bagi masyarakat sekaligus menjadi wajah Kota Bengkulu yang semakin menarik.
"Supaya terlihat rapi, bersih, dan subur. Tanaman yang mulai layu harus segera disiram agar tetap hidup dan memberikan suasana yang asri," ujar Dedy, Kamis (30/7/2026).
Ia menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen menjaga seluruh fasilitas publik agar tetap dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kondisi terbaik.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga mengapresiasi kinerja personel Damkar yang selama ini dikenal sigap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, bahkan di luar tugas utama pemadaman kebakaran.
Menurutnya, kemampuan petugas Damkar terus berkembang sehingga mampu menangani berbagai persoalan yang membutuhkan tindakan cepat.
"Damkar ini pacak galo (bisa semua). Merapikan tanaman bisa, menangkap ular bisa, bahkan membantu berbagai penyelamatan lainnya," kata Dedy.
Pernyataan tersebut langsung disambut gelak tawa warga yang hadir ketika muncul candaan mengenai kemampuan petugas dalam menangani berbagai situasi.
"Tapi kalau buaya darat tidak bisa," celetuk salah seorang warga yang langsung mengundang tawa seluruh peserta.
Suasana penuh keakraban itu menggambarkan kedekatan antara pemerintah daerah, petugas Damkar, dan masyarakat.
Selain dikenal karena kecepatan merespons kebakaran, Damkar Kota Bengkulu juga sering menerima laporan masyarakat terkait berbagai kejadian yang membutuhkan bantuan penyelamatan.
Mulai dari evakuasi ular yang masuk ke rumah warga, pemusnahan sarang tawon, pelepasan cincin yang tersangkut di jari, hingga menyelamatkan kucing yang terjebak di atap atau pohon merupakan bagian dari tugas yang rutin mereka jalankan.
Bahkan, dalam suasana santai, Dedy turut menyampaikan gurauan mengenai banyaknya laporan unik yang masuk ke Damkar.
"Tawon, sarang tawon, cincin yang terjepit, kucing di atas pohon juga dibantu. Bahkan kemarin ada yang bercanda, suaminya pergi lama tidak pulang, minta tolong Damkar juga supaya dicari," ujarnya yang kembali disambut tawa warga.
Candaan tersebut menjadi gambaran bahwa masyarakat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap keberadaan Damkar sebagai instansi yang selalu siap membantu kapan pun dibutuhkan.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap keterlibatan Damkar dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan dapat memperkuat upaya menciptakan kota yang hijau, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga.
Di sisi lain, Dinas Damkar dan Penyelamatan tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai garda terdepan dalam penanggulangan kebakaran serta operasi penyelamatan selama 24 jam.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh perangkat daerah, Kota Bengkulu diharapkan terus berkembang menjadi kota yang tidak hanya aman dari ancaman bencana, tetapi juga memiliki lingkungan yang tertata, indah, dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra