Skip to main content

Dampak Perang Global Terasa hingga Daerah, Warga Lebong Waspadai Kenaikan Harga

Dampak Perang Global Terasa hingga Daerah, Warga Lebong Waspadai Kenaikan Harga

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  — Konflik bersenjata di sejumlah wilayah dunia, termasuk perang di Timur Tengah yang melibatkan Israel dan kelompok di kawasan tersebut serta dinamika kebijakan luar negeri Amerika Serikat, membawa dampak ekonomi global yang turut dirasakan Indonesia. Meski tidak terdampak secara langsung, daerah-daerah seperti Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, tetap merasakan imbas tidak langsungnya.

‎Secara nasional, perang berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia akibat terganggunya distribusi energi internasional. Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak mentah akan terdampak melalui kenaikan biaya bahan bakar dan transportasi. Dampak ini kemudian memengaruhi harga bahan pokok di berbagai daerah.

‎Di Kabupaten Lebong, sejumlah pedagang mengaku harga beberapa kebutuhan pokok mulai berfluktuasi mengikuti kondisi pasar nasional. Kenaikan ongkos distribusi dari luar daerah menjadi salah satu faktor yang memicu penyesuaian harga di tingkat pengecer.

‎Selain sektor energi, ketidakstabilan geopolitik juga dapat memengaruhi nilai tukar rupiah. Jika rupiah melemah terhadap dolar AS, maka biaya impor bahan baku dan barang kebutuhan tertentu akan meningkat. Kondisi ini dapat berimbas pada pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.

‎Di sisi sosial, isu perang juga memengaruhi opini publik. Indonesia secara konsisten menyuarakan dukungan terhadap perjuangan Palestina dan mendorong solusi damai dua negara. Sentimen solidaritas tersebut juga terlihat di berbagai daerah, termasuk Bengkulu, melalui doa bersama dan aksi kemanusiaan.

‎Aktivis PMII Kabupaten Lebong, M. Aziz Yahya, SH  menyebut, meskipun dampak langsung perang tidak menyentuh infrastruktur atau keamanan di Lebong, efek ekonomi global tetap perlu diantisipasi pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

‎Pemerintah Daerah  diharapkan terus memantau perkembangan Nasional serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal agar masyarakat tidak terlalu terdampak oleh gejolak internasional walapun tidak secara langsung menyentuh ekonomi Masyarakat Lebong.
Pewarta: Harlis Sang Putra 
Editing: Adi Saputra