Skip to main content

Dishub Kota Bengkulu Siapkan 40 Personel Amankan Arus Lalu Lintas Launching Belungguk Point

Dishub Kota Bengkulu Siapkan 40 Personel Amankan Arus Lalu Lintas Launching Belungguk Point

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu memastikan kesiapan penuh personel dan skema rekayasa lalu lintas guna mendukung kelancaran acara peluncuran (launching) kawasan wisata dan ekonomi kreatif Belungguk Point. Kegiatan tersebut diperkirakan akan menarik antusiasme masyarakat dalam jumlah besar, sehingga pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rusman Effendy, mengatakan bahwa Dishub telah menyiapkan tim gabungan untuk bersiaga di sejumlah titik strategis selama kegiatan berlangsung. Langkah ini sejalan dengan program Wali Kota Bengkulu dalam mewujudkan wajah kota yang lebih semarak, modern, dan berorientasi metropolitan.

“Pada pelaksanaan launching Belungguk Point, kami menurunkan sebanyak 18 personel dari Bidang LLAJ yang akan dibantu oleh 22 taruna magang dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Total ada 40 personel yang kami siapkan untuk mengatur lalu lintas di lapangan,” ujar Rusman, Rabu (24/12).

Rusman menjelaskan, puluhan personel tersebut akan ditempatkan di titik-titik rawan kepadatan lalu lintas, khususnya pada jalur utama yang mengarah ke lokasi acara. Pengaturan dilakukan melalui rekayasa arus kendaraan dan pengalihan lalu lintas sementara untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Skema pengalihan arus direncanakan dimulai dari kawasan Simpang Lima Ratu Samban atau Bundaran Fatmawati hingga ke arah Simpang Sekip. Selain itu, Dishub juga akan melakukan penutupan sejumlah akses jalan alternatif atau yang kerap disebut “jalan tikus” guna mencegah kendaraan masuk ke area utama yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Beberapa akses yang akan ditutup sementara di antaranya jalur dari Simpang Rumah Sakit Rafflesia serta Simpang Kebun Kenanga. Penutupan ini bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Menurut Rusman, langkah antisipatif tersebut dilakukan agar arus lalu lintas tetap terkendali dan kegiatan launching dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ia menambahkan, meskipun skema awal rekayasa lalu lintas telah disusun oleh Dishub, pelaksanaan teknis di lapangan tetap akan menyesuaikan dengan keputusan dan arahan dari pihak kepolisian.

“Untuk detail teknis rekayasa lalu lintas, kami masih menunggu keterangan resmi dari Polresta Bengkulu. Dishub akan bersinergi penuh dengan kepolisian demi kelancaran kegiatan ini,” tegas Rusman.

Dishub Kota Bengkulu juga mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan selama acara berlangsung. Kerja sama dari masyarakat dinilai sangat penting untuk menghindari kemacetan dan memastikan keamanan bersama.

Dengan pengaturan yang matang dan dukungan semua pihak, diharapkan launching Belungguk Point dapat menjadi momentum positif bagi pengembangan kawasan baru sekaligus memperkuat citra Kota Bengkulu sebagai kota yang tertata, modern, dan ramah bagi masyarakat maupun wisatawan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra