Skip to main content

Diskominfotik Bengkulu Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Lomba Nasi Goreng

ASN dan pegawai Diskominfotik Provinsi Bengkulu mengikuti lomba memasak nasi goreng dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman kantor Diskominfotik Bengkulu, Kamis (13/8/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>  Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu berlangsung meriah. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dikemas dalam aktivitas sederhana yang mampu mempererat hubungan antarkaryawan.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian yakni lomba memasak nasi goreng yang digelar di halaman Kantor Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Kamis (13/8/2026). Sejak pagi, suasana kantor berubah lebih semarak ketika para aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai mulai mempersiapkan perlengkapan untuk mengikuti perlombaan.

Berbagai bahan masakan, bumbu, peralatan memasak hingga perlengkapan penyajian disiapkan oleh masing-masing kelompok. Sejumlah peserta bahkan tampil dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Meski terlihat sederhana, perlombaan tersebut tidak hanya mengutamakan rasa nasi goreng. Setiap kelompok dituntut mampu menunjukkan kreativitas dalam mengolah makanan, membangun kerja sama, menjaga kebersihan area memasak, serta menyajikan hidangan secara menarik.

Persaingan antarkelompok berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Tawa serta dukungan dari peserta lain terdengar di tengah kesibukan mengolah bahan makanan. Kondisi tersebut membuat kegiatan semakin hidup sekaligus menciptakan suasana berbeda dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Kepala Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, turut memantau jalannya perlombaan. Bersama Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu Junaidi Arfian dan perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bengkulu, Kiki, ia menjadi bagian dari tim yang memberikan penilaian terhadap hasil masakan peserta.

Nelly mengatakan, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mencari pemenang lomba. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk membangun kedekatan dan kekompakan di antara pegawai.

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba. Ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan, solidaritas, dan komunikasi antarpegawai di luar aktivitas kedinasan,” kata Nelly.

Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap suasana kerja. Kekompakan pegawai dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi kepada masyarakat.

Setelah proses memasak selesai, setiap kelompok diberikan kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus mempresentasikan hidangan yang telah mereka buat. Penilaian kemudian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari cita rasa, tampilan makanan, kreativitas penyajian, kebersihan, hingga kekompakan peserta selama mengikuti perlombaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pegawai untuk saling berinteraksi secara lebih dekat. Jika dalam keseharian mereka disibukkan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, melalui lomba tersebut seluruh peserta dapat membangun komunikasi dalam suasana yang lebih santai.

Semangat gotong royong terlihat dari pembagian tugas di setiap kelompok. Ada peserta yang menyiapkan bahan, mengolah masakan, menata hidangan, hingga memberikan sentuhan akhir sebelum makanan dinilai oleh dewan juri.

Diskominfotik Provinsi Bengkulu berharap rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 RI mampu menumbuhkan energi positif di lingkungan kerja. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata melalui peningkatan kreativitas, inovasi, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan publik.

Bagi jajaran Diskominfotik, kemeriahan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan sekaligus mengingat kembali nilai perjuangan yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melalui kegiatan sederhana seperti lomba memasak nasi goreng, pesan kemerdekaan pun terasa semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kebersamaan, kerja sama dan semangat gotong royong menjadi nilai yang terus dijaga untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis serta pelayanan pemerintahan yang semakin baik bagi masyarakat Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra