Skip to main content

Dorongan Kuat Pemprov Bengkulu untuk Meningkatkan Literasi Pegawai Melalui Perpustakaan

Dorongan Kuat Pemprov Bengkulu untuk Meningkatkan Literasi Pegawai Melalui Perpustakaan,Minggu (18/2)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan pentingnya literasi di kalangan pegawai dengan mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan tersebut untuk memiliki perpustakaan atau pojok baca. Langkah ini diambil sebagai implementasi dari undang-undang tentang perpustakaan khusus yang menekankan pentingnya literasi dan akses terhadap bahan bacaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Provinsi Bengkulu, M. Multazam, S.Pd, M.Pd, menegaskan bahwa setiap OPD diharapkan memiliki perpustakaan atau setidaknya pojok baca. Himbauan ini telah disampaikan sejak awal tahun untuk memberikan kesempatan kepada setiap OPD untuk mempersiapkan sarana literasi ini. Pada akhir tahun, rencananya akan diadakan lomba perpustakaan dan pojok baca terbaik di setiap OPD yang berada di lingkup Pemprov Bengkulu.

"Kami akan mengadakan lomba perpustakaan antar OPD pada bulan September atau Oktober mendatang," ungkap Multazam.

Multazam juga menyoroti partisipasi yang kurang optimal dari beberapa OPD dalam lomba perpustakaan sebelumnya. Dia menekankan bahwa masih ada OPD yang belum memiliki perpustakaan atau pojok baca sama sekali, yang bertentangan dengan Undang-Undang 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. Oleh karena itu, OPD yang belum memiliki perpustakaan diharapkan segera mempersiapkan diri.

Meskipun ada beberapa alasan yang disampaikan oleh OPD yang tidak berpartisipasi dalam lomba perpustakaan antar OPD, seperti keterbatasan tempat, koleksi bacaan, dan ketidakpahaman dalam mengelola perpustakaan, Multazam menegaskan bahwa tidak ada persyaratan khusus mengenai jumlah koleksi. Namun, dia menyarankan agar koleksi tersebut sesuai dengan disiplin kerja masing-masing OPD.

Menyikapi situasi pada tahun 2023, DPK Provinsi Bengkulu menargetkan bahwa pada tahun 2024 tidak akan ada lagi OPD yang tidak memiliki perpustakaan atau tidak mengikuti lomba perpustakaan antar OPD yang diselenggarakan.

Multazam menyatakan, "Kami siap membantu setiap OPD dalam mencapai target ini. Kami akan mengirimkan surat kepada setiap OPD melalui Sekretaris Daerah atau langsung kepada Gubernur untuk mendorong penyelenggaraan perpustakaan di setiap OPD."

Di sisi lain, Multazam juga mengingatkan OPD yang telah memiliki perpustakaan atau pojok baca untuk terus meningkatkan koleksi dan faktor pendukung lainnya.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini diharapkan koleksi buku di setiap perpustakaan sudah mencapai 1.000 atau minimal 500 koleksi. Karena ini tahun kedua, kita harus lebih baik lagi dalam segala aspek perpustakaan khusus," tutupnya.

Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat meningkatkan literasi di kalangan pegawai dan masyarakat secara menyeluruh, sehingga mendorong pembangunan yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Pewarta : Herdianson 

Editing : Adi Saputra