Skip to main content

DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu Gelar Rakerda 2025, Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu Gelar Rakerda 2025, Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 di Hotel Adeva, Pantai Panjang Bengkulu. Rakerda ini mengusung tema “Memperkuat Konsolidasi Organisasi Menuju Senayan 2029” sebagai langkah strategis untuk mengokohkan koordinasi internal serta mempertegas arah perjuangan politik di tingkat daerah.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron, M.Si. Dalam sambutannya, Herman menekankan pentingnya soliditas kader serta sinergi antarlembaga partai dari pusat hingga ke tingkat akar rumput.

“Rakerda ini adalah momentum menyatukan langkah dan memperkuat komitmen perjuangan Demokrat di seluruh wilayah Bengkulu. Kekuatan partai terletak pada soliditas kader dan kedekatan dengan rakyat,” ujar Herman.

Herman menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerda tahun ini dipercepat karena 2026 akan memasuki agenda Musda dan Muscab. Ia menyebut, percepatan Rakerda dilakukan agar seluruh proses konsolidasi organisasi dapat dirampungkan pada 2025.

“Karena tahun depan kita memasuki tahun konsolidasi, Rakerda kami tarik maju. Insya Allah tinggal tiga provinsi lagi yang segera diselesaikan. Setelah ini akan dilanjutkan dengan pembekalan dari BSN, BPOK, dan Papilu untuk memperkuat posisi organisasi. Kami tidak ingin terus berganti pemimpin, tetapi ingin membangun organisasi yang lebih permanen. Kader boleh bertambah, tapi jangan berkurang,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penentuan kepemimpinan di Demokrat tetap mengedepankan musyawarah mufakat. Menurutnya, partai tidak membatasi berapa lama seorang ketua dapat menjabat, selama dipilih oleh pemilik suara dan mampu meningkatkan performa serta perolehan kursi.

“Demokrat memegang teguh asas demokrasi. Jika ketua DPD atau DPC ingin melanjutkan periode ketiga atau lebih, silakan saja selama mendapat dukungan dan mampu membawa organisasi lebih baik,” tambah Herman.

Sebagai partai pendukung pemerintah Presiden Prabowo Subianto, Herman mengatakan Demokrat wajib berkontribusi dalam menyukseskan program-program nasional di wilayah Bengkulu. Hal ini, kata dia, harus sejalan dengan program pemerintah daerah agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Partai Demokrat melalui kerja nyata.

Lebih lanjut, Herman menyatakan bahwa Rakerda saat ini belum membahas strategi pemenangan Pemilu 2029. Fokus utama masih pada kontribusi nyata untuk masyarakat serta penguatan organisasi di daerah. Ia juga mengingatkan tentang sejarah kejayaan Demokrat Bengkulu yang pernah mengirim satu wakil ke DPR RI pada 2009, yakni Dr. Dian Sahrosa.

“Sejarah itu menjadi penyemangat. Jika dulu bisa, maka ke depan sangat mungkin Demokrat Bengkulu kembali meraih kursi DPR RI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, Edison Simbolon, mengatakan Rakerda tahun ini menjadi ajang penting untuk menerima arahan langsung dari Sekjen DPP serta memperkuat semangat para kader.

“Agenda kami hari ini adalah mendengarkan arahan dari Sekjen Demokrat. Beliau memberi motivasi besar bagi para pengurus dan kader di Bengkulu. Harapan kami, sejarah kejayaan Demokrat di Bengkulu dapat terulang, termasuk merebut kembali satu kursi DPR RI pada Pemilu 2029,” ujar Edison.

Ia juga mengungkapkan bahwa dorongan tersebut semakin memotivasi dirinya untuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu mendatang.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra