Skip to main content

DPRD Kota Bengkulu Serahkan 235 Aspirasi Warga Hasil Reses kepada Pemkot

Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto menyerahkan buku hasil reses anggota DPRD masa sidang kedua tahun 2026 kepada Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu, Senin (31/8/2026). Dokumen tersebut memuat 235 aspirasi masyarakat dari empat daerah pemilihan di Kota Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Sebanyak 235 aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun anggota DPRD Kota Bengkulu خلال kegiatan reses masa sidang kedua tahun 2026 resmi disampaikan kepada Pemerintah Kota Bengkulu. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi salah satu referensi dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah ke depan.

Penyampaian hasil reses dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu yang berlangsung pada Senin (31/8/2026). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto dan dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah yang mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Agenda utama rapat paripurna tersebut adalah penyampaian buku hasil reses anggota DPRD Kota Bengkulu masa sidang kedua tahun 2026. Buku tersebut secara simbolis diserahkan Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto kepada Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah.

Dokumen hasil reses itu memuat berbagai persoalan, kebutuhan, serta usulan pembangunan yang disampaikan langsung oleh masyarakat kepada para wakil rakyat di daerah pemilihannya masing-masing.

Kegiatan reses sendiri dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada 1 hingga 3 Agustus 2026. Sebanyak 35 anggota DPRD Kota Bengkulu turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di empat daerah pemilihan yang ada di wilayah Kota Bengkulu.

Dari hasil pertemuan dan dialog bersama masyarakat tersebut, DPRD Kota Bengkulu berhasil menginventarisasi sebanyak 235 usulan. Aspirasi yang dihimpun mencakup berbagai sektor yang menjadi perhatian masyarakat.

Dari total usulan tersebut, sebanyak 148 aspirasi berkaitan langsung dengan bidang pembangunan. Berbagai masukan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Bengkulu dalam menyusun program pembangunan dan kebijakan daerah.

Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah mengatakan, hasil reses merupakan salah satu bentuk penting komunikasi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah. Aspirasi yang dihimpun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat proses perencanaan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Medy menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu menyambut baik penyerahan buku hasil reses DPRD tersebut. Menurutnya, dokumen itu dapat menjadi masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Perencanaan pembangunan, kata dia, membutuhkan kolaborasi dan sinkronisasi antara lembaga eksekutif dan legislatif. Dengan adanya aspirasi yang disampaikan langsung dari masyarakat, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan yang berkembang di tengah warga.

“Berbagai aspirasi yang dihimpun tentu menjadi masukan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah agar program yang dijalankan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” demikian semangat yang disampaikan dalam rapat tersebut.

Sinergi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan DPRD Kota Bengkulu dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan. Kedua lembaga memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan daerah mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung visi pembangunan Kota Bengkulu.

Melalui hasil reses tersebut, berbagai persoalan yang ditemukan di lingkungan masyarakat dapat diinventarisasi dan dipetakan sesuai bidang serta tingkat prioritasnya. Selanjutnya, usulan yang memenuhi ketentuan dan selaras dengan program pembangunan daerah dapat dibahas dalam tahapan perencanaan.

Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto sebelumnya secara resmi menyerahkan buku hasil reses masa sidang kedua tahun 2026 kepada Pemerintah Kota Bengkulu sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi yang telah diserap oleh seluruh anggota dewan.

Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu tersebut berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten dan Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta stakeholder terkait.

Dengan diserahkannya buku hasil reses tersebut, diharapkan koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bengkulu semakin kuat. Aspirasi masyarakat yang telah dihimpun dapat menjadi bagian dari proses pembangunan yang lebih partisipatif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan warga Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra