Skip to main content

Fathir Fahri Azari dan Arvino Fattan Maisah,Juara Satu Balita Sehat Tingkat Provinsi

provinsi bengkulu

PROVINSI BENGKULU TEROPONG PUBLIK.COM - Fathir Fahri Azari degan usia 31 bulan dinobatkan menjadi juara pemenang lombah belita sehat tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019.

Fathir Fahri Azari menjadi juara pertama perwakilan dari kabupaten lebong yang berasal dari desa Tapus,dalam kategori Usia 24 hingga 56 bulan,dengan total angka 94,1.Fathir anak dari ibu Zulhaida.Sedangkan juara dua sendiri diraih dengka nilai 95,4 oleh Syakila Nayata dengan usia 46 bulan.dari kabupaten Rejang Lebong Syakila Nayata anak dari ibu Dewi oktaviana.M.Iqbal Arsyad  harus puas mendapatkan juara tiga dengan nilai 89,2. M.Iqbal Arsyad Anak ibu Helmi Desti ini berasal dari desa Rimbo Kedui Kebupaten Seluma.

Sedangkan untuk kategori balita sehat umur 0 bulan sampai 23 bulan,Arvino Fattan Maisah dengan usia 14 blan.Anak dari ibu Wira Febrianti merai  juara satu dengan nilai 95,8.Dan Arvino sendiri perwakilan dari kabupaten Rejang Lebong(Curup timur).Untuk juara dua sendiri dengan nilai 92,4 diraih oleh Maulana Malik Ibrrahim dengan usia 6 bulan.Anak dari ibu Rosmala Dewi dari desa Seluma Timur Kabupaten Seluma.Arsya Al Fath dengan usia 17 bulan mendapatkan juara tiga dengan total nilai 78,8.Anak dari ibu Yesi Mirti perwakilan dari kabupaten Kaur,

provinsi bengkulu

'Untuk penilaian balita sehat ada lima aitem  diantaranya petama Tumbuh Kembangnya baik fisik,kecerdasannya,dan dengan umur sekian alita tersebut bisa berbuat apa.Kedua dari sisi gigi diantaralain.kesehatan gigi,kelengkapan gigi dan kemudian dari fisikologis,Psikomotorik,dan yang menentukan dari orang tuanya sendiri.Belum tentu orang tuanya berpendidikan tinggi belum tentu memberikan pola asuh yang baikTerkadang orang tua yang pendidikannya hanya sebtas SD ternyata dia memberikan pola asuh yang baik.'ungkap Herwan Antoni.

Dan penilai ini memang dalam aitem itu,tingkat pendidikan yang rendah skornya lebih besar dibandingan dengan tingkat  pendidikan.(ameng)