Skip to main content

Forum Anak Jadi Agen Perubahan, Wakil Walikota Bengkulu Dorong Peran Aktif Generasi Muda

Forum Anak Jadi Agen Perubahan, Wakil Walikota Bengkulu Dorong Peran Aktif Generasi Muda

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>   Wakil Walikota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menegaskan pentingnya forum anak sebagai motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan forum anak tidak sekadar simbolis, melainkan harus benar-benar menjadi wadah aspirasi serta ruang partisipasi bagi generasi muda dalam pembangunan daerah.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelembagaan pemenuhan hak anak kewenangan kota tahun 2025, yang mengangkat tema *“Peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor”*. Acara berlangsung di Hotel Adeeva, Selasa (9/9/2025), dengan dihadiri perwakilan sekolah, organisasi kepemudaan, serta forum anak dari berbagai wilayah di Kota Bengkulu.

Ronny menekankan, anak-anak tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi perlu ikut serta dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. “Kami berharap forum anak benar-benar aktif, baik di sekolah maupun di masyarakat. Anak-anak bisa menjadi pelopor kedisiplinan, menjauhi pergaulan negatif, serta menginspirasi teman-temannya untuk meraih prestasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ronny juga menyapa para peserta secara langsung. Ia memberikan pesan moral sekaligus motivasi agar generasi muda berani bermimpi besar, memiliki mental yang kuat, serta berperan nyata dalam menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Kalian adalah bagian penting dalam pembangunan karakter bangsa. Peran kalian hari ini akan menentukan wajah Kota Bengkulu di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, menjelaskan bahwa forum anak selama ini telah menjadi wadah penting untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan gagasan generasi muda. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat keberadaan forum anak hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan sekolah-sekolah.

“Forum anak adalah cermin suara anak-anak Kota Bengkulu. Melalui kegiatan ini, kami berupaya mengaktifkan kembali peran mereka agar lebih maksimal. Sudah empat kali Kota Bengkulu meraih predikat Kota Ramah Anak, dan itu tidak lepas dari kontribusi forum anak. Kami berharap, mereka tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar tampil sebagai pelapor dan pelopor dalam pembangunan, termasuk dalam mengatasi persoalan kenakalan remaja,” ungkap Dewi Dharma.

Ia menambahkan, forum anak juga berperan dalam memberikan edukasi, baik kepada teman sebaya maupun masyarakat luas, terkait pentingnya perlindungan anak, pencegahan kekerasan, serta pembentukan karakter generasi muda yang berdaya saing.

Menutup kegiatan tersebut, Ronny kembali mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, sekolah, maupun mitra pembangunan. “Kita semua harus berkolaborasi mewujudkan Kota Bengkulu sebagai kota layak anak. Dengan dukungan bersama, anak-anak kita dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan memiliki kesempatan luas untuk meraih cita-cita,” tuturnya.

Acara koordinasi dan sinkronisasi itu juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta forum anak diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta ide-ide kreatif mereka. Beberapa di antaranya menyinggung soal pentingnya ruang ekspresi anak di sekolah, program pembinaan remaja, serta kampanye anti perundungan.

Kegiatan tersebut ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk terus menguatkan peran forum anak. Harapannya, ke depan generasi muda Bengkulu mampu menjadi pionir dalam menciptakan perubahan positif, sekaligus memastikan hak-hak anak di kota ini terpenuhi dengan baik.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra