TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu mendapat dukungan penuh dari Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dalam upaya penataan kawasan wisata unggulan Pantai Panjang. Dukungan tersebut ditunjukkan secara konkret melalui aksi gotong royong bersih-bersih pantai yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Selasa (24/6/2025).
Sebanyak 735 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari anggota Polda, Polresta, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder terkait. Aksi bersih-bersih dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Dicky Sondani, S.I.K., M.H., Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, serta perwakilan dari Pemprov, Pemkot, dan sejumlah organisasi masyarakat.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda dan jajaran yang telah memberikan dukungan besar bagi penataan kawasan Pantai Panjang. Ia menyebut bahwa kegiatan bersih-bersih ini adalah langkah awal dalam mewujudkan wajah baru Pantai Panjang yang bersih, indah, dan tertata.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dari Polda Bengkulu. Pantai Panjang ini adalah ikon wisata Bengkulu. Kita ingin mengubah persepsi negatif selama ini. Dulu banyak yang bilang pantainya indah tapi kotor. Nah, mulai hari ini kita hilangkan kata 'tapi' itu," ujar Dedy.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-stakeholder, termasuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata.
“Pemerintah Kota tidak bisa bekerja sendiri. Kita mengajak semua elemen, baik dari kepolisian, masyarakat, maupun pelaku usaha untuk bersama-sama menata dan menjaga Pantai Panjang. Ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga kota ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menggarisbawahi bahwa kegiatan bersih-bersih ini tidak semata-mata bersifat seremonial, melainkan merupakan manifestasi dari semangat Bhayangkara untuk hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Pantai bukan hanya hamparan pasir dan ombak, tetapi juga ruang kehidupan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian kita terhadap lingkungan. Tugas kami bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga harmoni antara manusia dan alam,” jelas Mardiyono.
Ia juga menambahkan bahwa kebersihan lingkungan adalah bentuk pengabdian Polri yang tidak hanya terlihat dalam bentuk patroli atau penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tak hanya membersihkan pantai, dalam kegiatan tersebut Kapolda juga menyerahkan bantuan sembako kepada para petugas kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan Kota Bengkulu.
“Kita ingin menunjukkan bahwa semua pihak bisa bersinergi untuk tujuan yang lebih besar. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata, ketika aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat bergandengan tangan menjaga lingkungan. Kita harapkan kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi awal dari gerakan kolektif menjaga Bengkulu yang bersih dan indah,” tutup Kapolda.
Dengan aksi kolaboratif ini, Pemerintah Kota dan Polda Bengkulu berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan semakin meningkat. Pantai Panjang yang dulunya dikenal sebagai ikon wisata yang kotor perlahan mulai berubah menjadi kawasan yang lebih bersih, tertata, dan layak dibanggakan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra