Skip to main content

Gubernur Rohidin Tinjau SMKN 5 Bengkulu Utara Pasca Kebakaran

Gubernur Rohidin Mersyah mengunjungi SMKN 5 Bengkulu Utara untuk meninjau kondisi terkini pasca kebakaran yang terjadi pada akhir Mei lalu.Selasa(11/6)(Gunawan - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Gubernur Rohidin Mersyah mengunjungi SMKN 5 Bengkulu Utara untuk meninjau kondisi terkini pasca kebakaran yang terjadi pada akhir Mei lalu. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Saidirman, Gubernur Rohidin langsung menginspeksi gedung utama yang terdampak kebakaran.

"Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa SMKN 5 Bengkulu Utara, sehingga proses belajar mengajar sempat terhenti," ujar Gubernur Rohidin pada Selasa (11/6).

Gubernur Rohidin menginstruksikan pihak sekolah untuk menyusun berita acara terkait dokumen penting yang hilang atau terbakar. Langkah ini diambil untuk memastikan adanya catatan resmi apabila dibutuhkan verifikasi di kemudian hari.

"Tujuan pembuatan berita acara ini adalah untuk menjaga jejak dokumen penting yang hilang atau terbakar, sehingga jika ada pemeriksaan mendetail, SMKN 5 Bengkulu Utara memiliki bukti yang sah," jelasnya.

Selain itu, Gubernur Rohidin juga menekankan pentingnya dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu kepada SMKN 5 Bengkulu Utara yang saat ini dalam keadaan darurat pasca kebakaran. Ia meminta agar segala kebutuhan darurat yang tidak bisa diatasi oleh sekolah segera mendapat bantuan dari dinas terkait.

"Dalam waktu dekat, saya minta Kadisdikbud provinsi bisa mendukung sekolah ini dalam kondisi darurat. Jika ada kebutuhan mendesak yang tidak bisa diatasi sekolah, dinas pendidikan harus turun tangan," tambah Gubernur Rohidin.

Gubernur Rohidin juga memastikan bahwa usulan penempatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Bengkulu Utara akan diprioritaskan untuk SMKN 5 Bengkulu Utara. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di sekolah tersebut.

"Ada usulan penempatan PPPK yang akan kami pastikan dikembalikan ke SMKN 5 Bengkulu Utara. Terdapat 13 guru honorer yang membutuhkan kepastian, sehingga kami ingin memastikan komitmen antara guru dan kepala sekolah terjaga," ungkapnya.

Kebakaran yang menimpa SMKN 5 Bengkulu Utara pada akhir Mei lalu diduga akibat korsleting listrik di gedung utama. Kepala Sekolah SMKN 5 Bengkulu Utara, Isrizal, menyatakan bahwa kerugian yang dialami masih dalam proses perhitungan.

"Kami berterima kasih kepada Gubernur Rohidin yang telah mengunjungi SMKN 5 Bengkulu Utara. Semua barang yang rusak akibat kebakaran masih dalam pendataan oleh tim aset, termasuk komputer yang terbakar," tutupnya.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra