Skip to main content

Guru ASN Non-Sertifikasi di Kota Bengkulu Akan Segera Terima TPG dan Tamsil yang Tertunda

Guru ASN Non-Sertifikasi di Kota Bengkulu Akan Segera Terima TPG dan Tamsil yang Tertunda.Selasa(14/1)(amg - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Guru ASN non-sertifikasi di Kota Bengkulu yang telah lama menantikan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil) akhirnya akan segera menerima haknya. Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Kota Bengkulu sedang memproses pengajuan pembayaran kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Gunawan, memastikan bahwa proses ini sedang berlangsung dan berharap para guru untuk bersabar.

"Pasti dibayarkan. Kami sudah berkoordinasi dengan BPKAD, dan prosesnya sedang berjalan. Kami meminta guru-guru untuk menunggu dengan sabar," kata Gunawan, Senin (14/1). Ia juga menambahkan bahwa TPG dan Tamsil yang tertunda tersebut adalah pembayaran untuk bulan Desember 2024, yang akan diberikan kepada guru-guru SD dan SMP di seluruh Kota Bengkulu.

Gunawan menjelaskan bahwa kendala yang menyebabkan keterlambatan pembayaran TPG dan Tamsil ini adalah karena sistem yang memakan waktu cukup lama untuk menyelesaikan administrasi terkait dana transfer yang diterima pada akhir tahun. Meskipun demikian, proses pembayaran telah disepakati akan diselesaikan pada Januari 2025.

"Tolong dimaklumi, ini murni masalah teknis sistem dan bukan karena ada niat untuk menahan pembayaran. Kami menjamin bahwa seluruh hak para guru akan segera dipenuhi," jelas Gunawan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sekitar 1.226 guru ASN di Kota Bengkulu berhak mendapatkan TPG, sementara 188 guru ASN non-sertifikasi lainnya berhak menerima Tamsil. Total pembayaran per triwulan untuk kedua tunjangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 miliar.

Pihak Diknas Kota Bengkulu berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembayaran tersebut, karena pengunduran ini merupakan masalah sistem yang tak terhindarkan, bukan kelalaian. Sebagai solusi, pemerintah daerah akan terus bekerja sama dengan BPKAD untuk memastikan proses administrasi dan anggaran dapat dipenuhi tepat waktu.

Para guru diharapkan tetap tenang dan bersabar dalam menunggu proses yang sedang berlangsung. Gunawan menegaskan bahwa pembayarannya dijamin akan terlaksana sesuai jadwal yang telah disepakati.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra