TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu menggelar pemantauan rukyatul hilal guna menentukan awal Syawal 1446 H/2025 M. Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Pasir Putih, Pantai Panjang Bengkulu, pada Sabtu (29/3), dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.
Dalam pemantauan ini, turut hadir perwakilan dari BMKG Bengkulu, BMKG Kepahiang, organisasi masyarakat Islam, serta berbagai instansi lainnya. Beberapa tokoh yang hadir meliputi perwakilan Biro Pemkesra Provinsi Bengkulu, Ketua DWP Kanwil Kemenag Bengkulu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu, Ketua MUI Provinsi, serta Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Muhammad Abdu, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan hilal berada di bawah ufuk dengan ketinggian -1 derajat 35 menit 69 detik dan elongasi 1 derajat 41,70 menit. Kondisi ini menyebabkan hilal tidak dapat teramati.
"Keputusan resmi mengenai awal Syawal 1446 H akan diumumkan oleh Kementerian Agama RI setelah pelaksanaan sidang isbat. Kami mengimbau seluruh umat Islam untuk menunggu pengumuman resmi guna memastikan tanggal pelaksanaan Idulfitri," ujar Abdu usai pemantauan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengikuti keputusan yang dihasilkan dalam sidang isbat oleh Kemenag RI.
"Marilah kita menanti hasil sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama bersama para pemangku kepentingan. Jika terjadi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal, hendaknya perbedaan tersebut disikapi dengan bijak dan tidak menjadi pemicu perpecahan di antara kita," tambahnya.
Abdu juga mengajak umat Islam untuk menyambut dan merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan dan semangat persaudaraan.
"Apapun hasil sidang isbat nanti, marilah kita rayakan Idulfitri dengan hati yang tulus dan ikhlas, mempererat tali silaturahmi, serta saling menghormati satu sama lain," pungkasnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Biro Pemkesra Provinsi Bengkulu, Feri Ernes Farera, memberikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pemantauan hilal di Bengkulu.
"Upaya untuk menentukan awal Syawal 1446 H telah dilakukan secara optimal. Selanjutnya, keputusan resmi akan ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui sidang isbat," ujar Feri.
Ia berharap perayaan Idulfitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan serentak.
"Kita berdoa agar seluruh umat Muslim dapat merayakan Idulfitri secara bersama-sama dalam suasana yang penuh kegembiraan dan kedamaian," tutupnya.
Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra