Skip to main content

HNSI Kota Bengkulu Peduli Anggota yang Tertimpa Musibah

HNSI Kota Bengkulu Peduli Anggota yang Tertimpa Musibah

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bengkulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap anggota yang mengalami musibah. Organisasi ini secara aktif hadir untuk memberikan dukungan moral dan bantuan kepada keluarga nelayan yang membutuhkan.

Sebelumnya, ketika kakak kandung Bendahara HNSI Kota Bengkulu, M. Ali, meninggal dunia, Ketua HNSI Kota Bengkulu, Ali Simatupang, beserta jajaran pengurus dan Srikandi HNSI turut hadir dalam acara takziah. Mereka memberikan dukungan serta santunan duka sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Hari ini, Selasa, 11 Februari, HNSI kembali menunjukkan solidaritasnya dengan memberikan bantuan kepada Risda, istri Sekretaris Kerukunan Nelayan Kampung Kelawi. Risda mengalami kecelakaan di rumahnya hingga menyebabkan kakinya patah. Dalam kondisi tersebut, HNSI Kota Bengkulu turun langsung untuk memberikan santunan sebagai bentuk dukungan bagi Risda dan keluarganya.

Rombongan HNSI yang hadir dipimpin langsung oleh Ketua HNSI Kota Bengkulu, Ali Simatupang, didampingi Wakil Ketua I, Joni Ardiansyah, Sekretaris Hasanah, Bendahara M. Ali, serta pengurus lainnya, seperti Oyeng dan Somad. Kedatangan mereka disambut haru oleh keluarga Risda, terutama sang suami, Juniharno.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Simatupang menyampaikan bahwa HNSI Kota Bengkulu selalu berusaha hadir bagi anggota yang tertimpa musibah. Ia berharap Risda segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

"Kami di HNSI selalu berusaha mendukung anggota yang mengalami kesulitan. Semoga Ibu Risda segera sembuh dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," ujar Ali Simatupang.

Sementara itu, Hermansyah, yang mewakili Sekretaris Kerukunan Nelayan Kampung Kelawi, mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus HNSI Kota Bengkulu atas kepedulian mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh HNSI. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Hermansyah.

Risda dan suaminya, Juniharno, tampak terharu dengan perhatian yang diberikan oleh HNSI Kota Bengkulu. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta bantuan yang diberikan.

Dengan adanya aksi sosial ini, HNSI Kota Bengkulu kembali membuktikan bahwa organisasi ini tidak hanya berperan dalam memperjuangkan hak-hak nelayan, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap anggotanya. Kehadiran mereka di tengah-tengah anggota yang tertimpa musibah menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kebersamaan adalah nilai utama dalam organisasi ini.
(**)