TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), perwakilan DPD RI di Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, bazar pangan murah, dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menuntut perhatian bersama. Melalui rangkaian kegiatan ini, DPD RI berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Perwakilan anggota DPD RI, Leni Jhon Latif, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda peringatan hari jadi lembaga yang secara konsisten diisi dengan aktivitas sosial.
Ia menjelaskan, Ketua DPD RI memiliki sejumlah agenda yang tidak dapat ditinggalkan. Oleh karena itu, dirinya hadir mewakili rekan-rekan untuk menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan di Provinsi Bengkulu.
Menurut Leni, donor darah menjadi salah satu agenda yang rutin dilaksanakan setiap peringatan ulang tahun DPD RI. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
“Setiap memperingati ulang tahun, kami berupaya melaksanakan kegiatan donor darah. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali digelar bersama bazar pangan murah dan keterlibatan pelaku UMKM,” ujarnya.
Selain donor darah, panitia juga menghadirkan bazar pangan murah melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan dinas terkait. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Leni menilai, kegiatan pasar murah memiliki arti penting ketika masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan harus mengatur pengeluaran rumah tangga secara cermat.
Dengan adanya bazar tersebut, masyarakat diharapkan mendapatkan alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.
Ia menegaskan, kegiatan sosial semacam ini seharusnya tidak hanya dilaksanakan ketika lembaga memperingati hari jadi. Menurutnya, berbagai momentum penting lainnya juga dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, bukan hanya saat ulang tahun. Selama memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan sosial patut mendapatkan dukungan,” ungkapnya.
Peringatan HUT ke-22 DPD RI di Bengkulu juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan bersama, pelaku usaha lokal memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau calon konsumen yang lebih luas.
Leni berharap keterlibatan UMKM dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Menurutnya, dukungan terhadap usaha kecil tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial. Diperlukan kesinambungan program dan kerja sama berbagai pihak agar pelaku usaha memiliki kesempatan berkembang.
Kolaborasi antara DPD RI, pemerintah daerah, Bulog, serta instansi terkait diharapkan mampu menciptakan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Bengkulu.
Di sisi lain, kegiatan donor darah menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus. Ketersediaan darah merupakan kebutuhan penting bagi fasilitas pelayanan kesehatan, terutama untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi dalam kondisi tertentu.
Leni mengungkapkan, pihaknya memiliki data pendonor yang dapat dihubungi ketika terdapat kebutuhan darah. Data tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat membantu mempertemukan kebutuhan pasien dengan masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya.
Ia mengatakan, kegiatan donor darah tidak hanya bermanfaat pada saat pelaksanaannya, tetapi juga berpotensi mendukung kebutuhan kemanusiaan di luar agenda peringatan hari jadi.
Melalui partisipasi para pendonor, diharapkan semakin banyak pasien yang terbantu ketika membutuhkan persediaan darah.
Leni pun mengapresiasi masyarakat yang bersedia menyumbangkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Ke depan, perwakilan anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu berharap kegiatan sosial dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk program kemasyarakatan.
Selain donor darah dan bazar pangan murah, kegiatan sosial lainnya, termasuk kunjungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, juga menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan.
Leni menegaskan bahwa para anggota DPD RI dari Bengkulu berkomitmen mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ia berharap keberadaan wakil daerah di tingkat nasional dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui fungsi kelembagaan, tetapi juga melalui kegiatan yang memperkuat solidaritas sosial.
Peringatan HUT ke-22 DPD RI tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian, memperluas kerja sama, serta memperkuat hubungan antara lembaga negara dan masyarakat.
Melalui kegiatan donor darah, bazar pangan murah, dan dukungan terhadap UMKM, DPD RI diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Provinsi Bengkulu.
Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan kolaborasi berbagai pihak memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi maupun kebutuhan kemanusiaan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra